Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Pandemi Covid-19 di Kaltara, Norhayati Andris Sebut Raperda Adaptasi Kebiasaan Baru Masih Dibahas

Pandemi Covid-19 di Kaltara, Norhayati Andris sebut Raperda adaptasi kebiasaan baru masih dibahas.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pandemi Covid-19 di Kaltara, Norhayati Andris sebut Raperda adaptasi kebiasaan baru masih dibahas.

DPRD Kaltara mengaku, progres rancangan peraturan daerah atau Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru masih dalam tahap pembahasan.

Pihaknya berharap, Ranperda yang dibahas oleh Pansus Tiga DPRD Kaltara ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Baca juga: Penerimaan Pegawai Baru, Tahun ini Pemprov Kaltara Usulkan 1.688 Formasi P3K dan CPNS, Terbanyak Ini

Baca juga: Mayoritas Berasal dari China, Disnaker Sebut tidak Temukan Pelanggaran Tenaga Kerja Asing di Kaltara

Baca juga: Gegara Banjir, Puluhan Hektare Tanaman Terancam Gagal Panen, Wagub Kaltara Yansen TP Perintahkan Ini

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Kaltara saat ditemui di Gedung Gadis, Tanjung Selor, Jumat (26/3/2021).

"Lagi diproses, saat ini pembahasannya masih dilakukan oleh Pansus Tiga, dan sudah melibatkan OPD terkait," ujar Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris.

Dirinya memastikan, dalam substansi Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru, akan termuat aturan mengenai sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan.

"Di dalamnya nanti mengatur mengenai pendisiplinan, dan juga sanksi bagi yang melanggar," katanya.

Politisi PDI-P ini berharap, pembahasan Ranperda dapat dilakukan dalam waktu yang lebih cepat, paling tidak dalam satu bulan ke depan.

Baca juga: Setahun Pandemi Covid-19, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Dorong Vaksinasi dan Utamakan Produk Lokal

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Hari Ini, Tanjung Selor Diguyur Hujan Petir Dini Hari, Waspada Wilayah Lain

Baca juga: Dewan Ketahanan Nasional Kunjungi Kaltara, Singgung Relokasi Warga Perbatasan Imbas Patok Bergeser

"Tidak perlu sampai tiga bulan, atau dua bulan, kalau bisa satu bulan bisa selesai," tuturnya.

Diketahui, Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru, telah diusulkan oleh Pemprov Kaltara sejak Februari lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved