Berita Tarakan Terkini

Riksiapops Satgas Pamtas Yonif Raider 613 Raja Alam, Asops KSAD Mayjen TNI Surawahadi Harapkan Ini

Riksiapops Satgas Pamtas Yonif Raider 613 Raja Alam, Asops KSAD Mayjen TNI Surawahadi harapkan ini.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
istimewa
Asisten Operasi Kepala Staf TNI AD Mayjen TNI Surawahadi, didampingi Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto dan Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, melaksanakan pengecekan sekaligus Riksiapos Satgas Pamtas Penyangga Mobile Yonif Raider 613 Raja Alam, di Mako Yonif Raider 613 Raja Alam, Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Riksiapops Satgas Pamtas Yonif Raider 613 Raja Alam, Asops KSAD Mayjen TNI Surawahadi harapkan ini.

Salah satu rangkaian tahapan sebelum diberangkatkan melaksanakan tugas operasi Satgas Pamtas Penyangga Mobile di wilayah Papua, yakni pemeriksaan kesiapan operasi (Riksiapops) yang dilakukan secara bertahap dan bertingkat.

Asisten Operasi Kepala Staf TNI AD Mayjen TNI Surawahadi, didampingi Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto dan Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, melaksanakan pengecekan sekaligus Riksiapos Satgas Pamtas Penyangga Mobile Yonif Raider 613 Raja Alam, di Mako Yonif Raider 613 Raja Alam, Kota Tarakan.

Baca juga: SDN 043 Tarakan Sudah Daftar Suntik Vaksin untuk Tenaga Pendidik, Kepsek: Besok Jadwal Vaksinnya

Baca juga: SPEKTRA FAIR Hadirkan Promo dan Hadiah Menarik untuk Warga Tarakan sampai 31 Maret 2021

Baca juga: Tak Perlu Takut Rehabilitasi, BNNK Tarakan Layani Konseling 15 Mantan Pengguna Narkotika Sejak 2020

Usai menerima paparan dari Danyonif Raider 613 Raja Alam, Mayor inf Priyo Handoyo, Mayjen Surawahadi langsung meninjau kesiapan 450 Prajurit, dan perlengkapan yang akan digunakan dalam tugas pengamanan Satgas Pamtas Penyangga Mobile di puncak jaya Papua.

Dia mengatakan, sesuai dengan paparan oleh Dansatgas sebelumnya, diharapkan seluruhnya dapat mengetahui gambaran daerah medan operasi penugasan di wilayah Puncak Jaya Papua.

"Kesiapan operasi yang meliputi seluruh rangkaian kegiatan, persiapan dimulai dari latihan dan bekal perlengkapan,sampai dengan pengecekan dari Mabesad saat ini dan nantinya dari Mabes TNI. Ini merupakan bagian dari tahapan kesiapan Satgas yang akan berangkat tugas operasi," ujarnya.

Hal paling mendasar yang harus dijadikan pedoman bagi seluruh prajurit semuanya, kata dia, adalah menjaga kesehatan dan faktor keamanan,terutama di daerah operasi nantinya.

"Semua materi taktik tempur yang telah dipahami dan dimengerti oleh seluruh prajurit, agar benar-benar dapat diaplikasi dengan baik saat berada di daerah operasi," terangnya.

Baca juga: Vaksinasi bagi Guru di Tarakan Dilaksanakan Minggu Ini, Prioritaskan Sekolah yang Mulai Lakukan PTM

Baca juga: Alquran Bertinta Emas Terbesar di Kaltara Berada di Tarakan, Jejak Sejarah yang Masih Misteri

Baca juga: Soal Vaksinasi Covid-19 Bagi Lanjut Usia, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Kota Tarakan

Dia menambahkan, berbagai macam pengalaman prajurit Satgas pendahulu, agar hendaknya dapat dijadikan masukan untuk seluruh prajurit Satgas Yonif Raider 613 Raja Alam, dalam melaksanakan tugas operasi dengan baik lagi dan berhasil di daerah operasi.

Dirinya berharap, agar Seluruh prajurit Satgas Yonif Raider 613 Raja Alam harus tanamkan di dalam diri masing-masing, bahwa Satuan ini wajib menjaga kehormatan yang dibebankan.

"Membawa nama baik Satuan, Kodam VI Mulawarman, TNI-AD, serta negara untuk melaksanakan tugas operasi dengan membawa keberhasilan yang baik," tuturnya.

Penulis: Risnawati

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved