Breaking News:

Perbatasan RI Malaysia

Disuntik Vaksin Sinovac, Prajurit TNI di Perbatasan RI-Malaysia Komitmen Dukung Vaksinasi Covid-19

Disuntik vaksin Sinovac, prajurit TNI di perbatasan RI-Malaysia komitmen dukung vaksinasi Covid-19

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Komandan Kodim 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar saat ditemui di RSUD Malinau, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Disuntik vaksin Sinovac, prajurit TNI di perbatasan RI-Malaysia komitmen dukung vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 tahap 2 menyasar pejabat dan petugas pelayanan publik di Kabupaten Malinau.

Komandan Kodim 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar menjelaskan anggota TNI AD di wilayah tugasnya juga terdaftar sebagai sasaran vaksinasi Covid-19 tahap 2.

Anggota TNI umumnya kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat. Utamanya dalam menjalankan pembinaan dan pendukung program ketahanan pangan, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: SDN 043 Tarakan Sudah Daftar Suntik Vaksin untuk Tenaga Pendidik, Kepsek: Besok Jadwal Vaksinnya

Baca juga: Setahun Pandemi Covid-19, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Dorong Vaksinasi dan Utamakan Produk Lokal

Baca juga: Vaksinasi bagi Guru di Tarakan Dilaksanakan Minggu Ini, Prioritaskan Sekolah yang Mulai Lakukan PTM

"Anggota TNI AD di wilayah tugas Kodim 0910 Malinau juga terdaftar sebagai sasaran vaksinasi Covid-19. Prioritas tahap 1 dan 2 diperuntukkan untuk pejabat, Nakes dan institusi pelayanan publik," ujarnya.

Vaksinasi tahap pertama diperuntukkan untuk pejabat publik dan tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan di Kabupaten Malinau yang telah digelar pada 9 Januari 2021 lalu.

Sejumlah tenaga kesehatan termasuk tenaga kesehatan termasuk tenaga medis yang berasal dari institusi TNI / Polri di Malinau juga telah menerima vaksin Sinovac.

Pelaksanaan vaksinasi tahap 2 diperuntukkan untuk aparat keamanan dan petugas pelayanan publik di Kabupaten Malinau.

Sebanyak 12 anggota Kodim 0910 Malinau menerima vaksin Covid-19 tahap dua di UPTD Puskesmas Malinau Kota pada 9 Maret 2021 lalu.

"Vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap, menyesuaikan jumlah vaksin yang diterima. Diprioritaskan untuk mereka yang sering berinteraksi dengan masyarakat, seperti tenaga medis dan Babinsa," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved