Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pemerintah Larang Mudik Lebaran Idul Fitri 2021, Dishub Kaltara Sebut Belum Terima Surat Edaran

Pemerintah larang mudik lebaran Idul Fitri 2021, Dishub Kaltara sebut belum terima surat edaran.

istimewa
Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan, terletak di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pemerintah larang mudik lebaran Idul Fitri 2021, Dishub Kaltara sebut belum terima surat edaran.

Terkait larangan mudik lebaran 2021 oleh pemerintah pusat, Kepala Bidang Perhubungan Laut dan ASDP Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, Datu Iman Suramenggala akui belum terima surat edaran resmi.

"Itu kan belum kita dapat surat edaran resmi larangan mudik. Belum sampai ke kita.

Baca juga: Kebun Anggrek di Tarakan Terbengkalai, Kadis Pangan & Pertanian Elang Buana: Keterbatasan Dana

Baca juga: Pemerintah Melarang Mudik Lebaran, Pengusaha Speedboat di Tarakan Meradang: Kita Juga Merasa Berat

Baca juga: Masih Ingat Kecelakaan Speedboat di Perairan Juata Laut Tarakan? Mediasi Para Pihak Berujung Damai

Itu kan baru ngomong di media. Biasanya ada surat edaran bagaimana teknis larangan itu," ujarnya, Sabtu (27/3/2021)

Dia sampaikan, jika telah menerima surat edaran tersebut, barulah pihaknya akan rapatkan teknis larangan mudik bersama instansi-instansi terkait.

"Semua instansi terkait itu kita duduk sama-sama, bagaimana mengimplementasikan larangan itu," tuturnya.

Dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa berkomentar banyak mengenai larangan mudik lebaran tersebut.

Baca juga: SDN 043 Tarakan Sudah Daftar Suntik Vaksin untuk Tenaga Pendidik, Kepsek: Besok Jadwal Vaksinnya

Baca juga: SPEKTRA FAIR Hadirkan Promo dan Hadiah Menarik untuk Warga Tarakan sampai 31 Maret 2021

Baca juga: Tak Perlu Takut Rehabilitasi, BNNK Tarakan Layani Konseling 15 Mantan Pengguna Narkotika Sejak 2020

"Takut kita salah, karena kita belum pegang surat edarannya. Sampai kita pegang surat edaran itu, biasanya sekretaris daerah nanti mengundang pihak-pihak terkait," ungkapnya.

Sementara itu dia sampaikan, di tahun 2020 pun tidak ada yang melakukan perjalanan. Hal itu dikarenakan, adanya kewajiban bagi penumpang untuk melakukan rapid test antibodi sebelum melakukan perjalanan.

"Rapid kan mahal tahun lalu. Makanya ndak ada yang mau mudik karena wajib rapid kan, naik speedboat pun wajib rapid," katanya.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved