Breaking News:

Polemik Partai Demokrat

Demokrat Kubu Moeldoko Fokus Bongkar Korupsi Hambalang, Singgung Putra Bungsu SBY, Peran Nazaruddin?

Demokrat kubu Moeldoko fokus bongkar korupsi Hambalang, singgung putra bungsu SBY, peran Nazaruddin?

Editor: M Purnomo Susanto
Tangkapan Layar YouTube KompasTV
Pengurus Partai Demokrat kubu Moeldoko memberikan keterangan persnya terkait proyek Hambalang di Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). (Tangkapan Layar YouTube KompasTV) 

TRIBUNKALTARA.COM - Demokrat kubu Moeldoko fokus bongkar korupsi Hambalang, singgung putra bungsu SBY, peran Nazaruddin?

Semakin fokus dalam membongkar kasus korupsi Hambalang, dilakukan oleh Partai Demokrat kubu Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang dengan Ketum KSP Moeldoko.

Bahkan, dalam fokus tersebut putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) diseret-seret, sebagai pihak yang juga ikut bertanggungjawab dalam kasus korupsi tersebut.

Pengamat pun menilai, isu kasus korupsi Hambalang ini yang diangkat kubu Moeldoko untuk menyerang kubu Agus Harimurti Yudhoyono ini lebih berbobot.

Baca juga: Moeldoko Berkoar di Instagram, Alasan Ambil Alih Partai Demokrat, Khilaf Tak Mau Bebani Presiden

Baca juga: Tak Main-main, Demokrat Kubu KSP Moeldoko Ungkit Dosa Dahulu, Tuduh Partai Keluarga & Singgung KPK

Sebelumnya, kubu KLB Deli Serdang menyorot keterlibatan putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yuddhoyono dalam pusara korupsi Hambalang.

Tak tinggal diam, kubu AHY menyebut serangan dengan isu Hambalang merupakan bagian dendam dari Nazaruddin.

Partai Demokrat kubu Moeldoko menyebut pelaku korupsi Hambalang masih belum ditangkap semua.

Juru bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengatakan, beberapa pelaku masih menghirup udara bebas dan kini bersembunyi di balik kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Hal itu disampaikannya dalam diskusi Chrosscheck by Medcom.id dengan tema 'Menusuk Jantung SBY! Kubu Moeldoko Menyerang Lewat Hambalang', Minggu (28/3/2021).

"Kasus Hambalang ini kan belum tuntas kalau kita lihat rekaman media," kata Rahmad.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved