Breaking News:

Ledakan Bom di Makassar

Kesaksian Korban Bom di Depan Gereja Katedral Makassar, Lagi Tunggu Grab Tiba-tiba Meledak

Berikut kesaksian korban bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, lagi berdiri tunggu grab tiba-tiba meledak.

Kolase TribunKaltara.com / Tribun Timur dan Kompas tv
Korban bom ledakan di depan Gereja Katedral Makassar. (Kolase TribunKaltara.com / Tribun Timur dan Kompas tv) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut kesaksian korban bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, lagi berdiri tunggu grab tiba-tiba meledak.

Polri telah mengonfirmasi jumlah korban dalam insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar berjumlah 14 orang, Minggu (20/3/2021).

Para korban yang adalah umat katolik Gereja Katedral Makassar itu, kini mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Berdasarkan update dari polri, 14 korban rata-rata mengalami luka ringan di bagian kaki, tangan, paha, dan terkena serpihan.

Seorang korban ledakan bom di depan Gereja Ketedral Makassar, Asni (29), masih ingat betul detik-detik bom meledak.

Mengutip Tribun Timur, Asni (29)saat ini dirawat di RS Akademis Makassar, Jl Gunung Bulu Saraung akibat mengalami luka serpihan bom yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar.

Menurut pengakuan Asni, saat insiden ledakan bom itu terjadi dirinya bersama empat orang korban lainya sedang menunggu mobil grab di pinggir jalan dekat Gereja Katedral Makassar.

"Lagi berdiri tunggu grab tiba-tiba meledak di situ kaget. Selesai ibadah.

Kami lima orang ini," ujarnya saat ditemui Tribun Timur.

Baca juga: Detik-detik Bom Meledak di Depan Gereja Katedral Makassar Pagi Ini, Saksi Mata: Ngeri Sekali Pak

Dia mengaku tidak melihat pelaku pembawa bom.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved