Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Bocah 7 Tahun  yang Diduga Tenggelam di Keramba Warga di Loa Kulu Ditemukan Meninggal Dunia

Anak hilang dan diduga tenggelam di sekitar keramba warga Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar ditemukan

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Suasana pencarian korban bocah usia 7 tahun hilang yang diduga tenggelam 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG - Anak hilang dan diduga tenggelam di sekitar keramba warga di jalan Yos Sudarso RT.19 Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya ditemukan.

Tapi sayangnya, anak laki-laki berusia 7 tahun tersebut ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: CPNS 2021 Segera Dibuka, Penuhi 6 Syarat dan 14 Tahapan Pendaftarannya Berikut Ini

Hal itu diutarakan Kapolsek Loa Kulu, AKP Gandha Syah Hidayat kepada awak media. Senin, (29/3/2021).

“Sudah ditemukan, meninggal dunia korbannya,” ujarnya.

Baca juga: Mantan Gubernur Kaltara dan Wakil Gubernur Kaltara Hadiri Sidang Dirut PDAM Tarakan Iwan Setiawan

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang ia dapat, korban ditemukan sekitar pukul 04.10 Wita dan ditemukan oleh pamannya sendiri.

Padahal ucap dia, pencarian kemarin dihentikan pukul 18.30 Wita dan rencananya akan dilanjutkan pagi hari selanjutnya. Namun, disubuh hari korban ternyata sudah ditemukan oleh pamannya sendiri.

“Informasi yang saya terima dari teman-teman tim sar gabungan itu Pencariannya dihentikan pukul 18.30 Wita, mau dilanjut pagi ini toh subuh sudah ditemukan ya sudah,” jelasnya.

Baca juga: Resmi Gugat Cerai Dennis Lyla, Thalita Latief Ungkap Sudah Pisah Rumah Selama 3 Tahun

Lanjut dia, kejadian tersebut diduga karena kelalaian orangtua dalam memperhatikan dan menjaga anaknya. Pasalnya, Awalnya korban yang meninggal tersebut niatnya diajak oleh orangtuanya pergi servis amplifier. Kemudian pada saat di lokasi orangtua korban ngobrol dengan orang lain kemudian lupa dengan anaknya.

“Kepada warga khususnya orangtua yang memiliki anak kecil, kalau bepergian dengan anak tolong diperhatikan dengan betul, diawasi jangan lepas pegwasan. Apalagi di loa kulu banyak daerah sungainya, jadi harus hati-hati,” imbaunya.

(*)

Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved