Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Majelis Ulama Indonesia Kaltara Sebut Vaksin Corona Astrazeneca Mengandung Babi Haram, Namun ini

Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kaltara sebut Vaksin Corona Astrazeneca mengandung babi haram, namun ini.

istimewa
Wakil Ketua MUI Kaltara, Syamsi Sarman saat berkunjung ke TribunKaltara.com 

Maka, masih ada 70 persen masyarakat Indonesia yang membutuhkan vaksin Covid-19. Sehingga tidak ada pilihan lain, kecuali menggunakan vaksin Astrazeneca tersebut.

"Inilah salah satu alasan kenapa kondisi darurat ini ditetapkan oleh majelis ulama, sehingga boleh menggunakan vaksin Astrazeneca," ungkapnya.

Baca juga: Segera Disuntik Vaksin Corona Sinovac, Pekan Depan TNI-Polri & ASN Bulungan Akan Divaksinasi Massal

Baca juga: Bupati Bulungan Syarwani Sebut Guru yang Telah Divaksin Corona Bisa Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Lama Tak Terdengar setelah Dipecat Jokowi, Terawan Diam-diam Kembangkan Vaksin Corona

Dia katakan, MUI sebagai representasi umat Islam di Indonesia, sangat mendukung program pemerintah melalui program vaksinasi Covid-19 ini.

Dalam pandangan MUI, vaksinasi merupakan sebuah ikhtiar atau usaha manusia untuk menghasilkan kemaslahatan umat.

"Islam mengajarkan kita untuk tidak boleh langsung tawakal, langsung berserah diri kepada Allah tanpa sebuah usaha. Vaksinasi ini dipandang oleh MUI sebagai ikhtiar kita untuk menyelamatkan diri," tuturnya.

Penulis: Risnawati

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved