Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Kunjungi Nunukan Kaltara, Kepala BNPB Doni Monardo Minta Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri Dipatuhi

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Letjen TNI Doni Monardo beri penjelasan soal larangan mudik pada Idul Fitri 2021.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo saat ditemui di kantor Bupati Nunukan, Selasa (30/03/2021), malam. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Letjen TNI Doni Monardo beri penjelasan soal larangan mudik pada Idul Fitri 2021.

Belum lama ini, dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, diputuskan untuk meniadakan mudik pada Idul Fitri 2021.

Diketahui, pemerintah memberlakukan peniadaan mudik Idul Fitri mulai dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Menurut Doni Monardo, keputusan pemerintah pusat mengenai larangan mudik tersebut, agar sekiranya dipatuhi oleh semua pihak.

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Kaltara, Kepala BNPB Doni Monardo Janjikan Mesin PCR untuk Nunukan dan Malinau

Baca juga: Info BMKG Rabu 31 Maret 2021, Waspada Cuaca Ekstrem pada 4 Wilayah di Nunukan Hari Ini

Baca juga: Gaji Ketua RT di Kabupaten Nunukan Sempat Tertunggak 3 Bulan, Bupati Asmin Laura Beber Alasannya

"Kami harapkan bisa diikuti oleh semua pihak. Ini berlaku secara menyeluruh bukan hanya kepada TNI-Polri, ASN, BUMN, melainkan juga pihak swasta dan seluruh warga negara," kata Doni Monardo kepada TribunKaltara.com, saat bertandang ke Nunukan, Rabu (31/03/2021).

Ia mengatakan, keputusan larangan mudik yang diambil oleh pemerintah bukan tanpa alasan.

Melihat pengalaman pada liburan Idul Fitri tahun lalu, kata Doni Monardo, kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan.

"Kita lihat tahun lalu, setelah liburan Idul Fitri, pada Oktober, September, bahkan setelah libur Natal dan Tahun Baru. Semua mengalami peningkatan kasus yang luar biasa. Kasus aktif kita berada pada puncaknya yaitu 175 dan 176 ribu kasus pada akhir Januari dan awal Februari. Berbekal pengalaman itu, pemerintah melarang adanya mudik kali ini," ucapnya.

Ia menyayangkan, kerja keras penanganan Covid-19 selama tiga bulan terakhir ini akan menjadi sia-sia, bilamana pemerintah memberikan peluang bagi masyarakat untuk bepergian keluar kota.

Bahkan, ia menilai keputusan larangan mudik pada Idul Fitri kali ini merupakan langkah yang tepat, lantaran menyelamatkan jiwa warga negara Indonesia.

Baca juga: 9 Orang Dilantik, 6 Melalui Inpassing & 3 PPPK, Kepala BKPSDM Nunukan Sebut Pertama di Kaltara

Baca juga: Prakiraan Cuaca Nunukan Hari Ini, di Wilayah Lumbis dan Tulin Onsoi Berpotensi Hujan dan Petir

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Beberkan Penyebab Gaji Ketua RT Menunggak

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved