Breaking News:

Teror di Mabes Polri

Pengamanan di Polres Malinau Diperketat Usai Teroris Masuki Mabes Polri, Polisi Bersenjata Siaga

Pengamanan di Polres Malinau diperketat usai terduga teroris masuki Mabes Polri, polisi bersenjata siaga.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Suasana penjagaan di Mapolres Malinau, tampak sejumlah polisi bersenjata lengkap memeriksa pengunjung di Pos Jaga Gerbang Utama Mapolres Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (1/4/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pengamanan di Polres Malinau diperketat usai terduga teroris masuki Mabes Polri, polisi bersenjata siaga.

Setelah aksi penyerangan terduga teroris di Mabes Polri, kemarin Polda Kaltara, memerintahkan jajarannya untuk memperketat pengawasan.

Sebelumnya, serangkaian aksi teror di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Gedung Mabes Polri kemarin, membuat kepolisian di daerah siaga, melakukan langkah antisipasi.

Di Mapolres Malinau, tampak pengamanan di jalur masuk kantor pelayanan, Gerbang utama Pos jaga di perketat.

Baca juga: Imbas Serangan Terduga Teroris di Mabes Polri, Jokowi Beri Peringatan ke Kapolri dan Panglima TNI

Baca juga: Kronologi Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Masuk Lewat Belakang

Baca juga: Masih Misterius, Siapa Sosok Pria Bermobil yang Antar Terduga Pelaku Teror di Mabes Polri?

Pengunjung yang akan memasuki Mapolres Malinau harus melalui lapisan pengawasan. Di pos jaga, tampak sejumlah Polisi siaga bersenjata lengkap.

Barang bawaan dan pengunjung diperiksa menggunakan metal detector sebelum dibenarkan masuk ke wilayah pelayanan.

Masyarakat mengaku heran dengan pemandangan yang tidak biasa tersebut. Eko, seorang warga desa Malinau Kota mengaku heran melihat suasana tersebut.

"Sebelumnya cuma ditanya keperluan, cuci tangan, setelah itu bisa masuk. Tapi di pos tadi kita diminta lepas jaket, terus ada beberapa polisi bersenjata lengkap," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (1/4/2021).

Eko mengakui dia sempat mendengar kabar tentang aksi penyerangan Mabes Polri kemarin. Kendati demikian dia tak menyangka pengawasan di Mapolres Malinau juga turut diperketat.

"Heran saja. Saya kira ada pejabat dari luar datang, atau ada kegiatan. Karena suasana termasuk pelayanannya ketat sekali. Mungkin gara-gara yang kemarin (penyerangan Mabes Polri)," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved