Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Balita Ditemukan Meninggal Terseret Arus Banjir di Samarinda, Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Kekerasan

Polisi yang menangani perkara balita 4 tahun bernama Khansa Nur Sabhira yang terseret arus sudah identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Lokasi kejadian (TKP), balita 4 tahun terjatuh usai terseret arus deras parit saat hujan deras mengguyur, Sabtu (3/4/2021) kemarin. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Polisi yang menangani perkara balita 4 tahun bernama Khansa Nur Sabhira yang terseret arus sudah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal.

Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda adanya unsur pidana, maupun kekerasan pada tubuh balita naas ini.

Pihak keluarga juga sudah menerima peristiwa ini dan menyatakan tidak melakukan visum ataupun autopsi.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah melalui Kasubnit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda Aipda Harry Cahyadi, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan pada jasad korban.

Baca juga: Balita Tenggelam Ditemukan Tersangkut Semak Belukar, Korban Diduga Terpeleset saat Bermain Hujan

Baca juga: Banjir Samarinda Menelan Korban, Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Terseret Arus Luapan Air Parit

Unit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda bersama relawan mendapat laporan masyarakat, ada ditemukan jenazah anak-anak (balita) berusia 4 tahun berjenis kelamin perempuan.

Korban ditemeukan meninggal terseret arus di parit yang ada genangan air.

Lokasi dimana balita 4 tahun terjatuh usai terseret arus deras parit saat hujan deras mengguyur, Sabtu (4/4/2021) kemarin
Lokasi dimana balita 4 tahun terjatuh usai terseret arus deras parit saat hujan deras mengguyur, Sabtu (4/4/2021) kemarin (TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY)

"Setelah dilakukan pencarian oleh warga sekitar di TKP, korban ditemukan tersangkut di pepohonan atau batang kayu dan dinyatakan meninggal dunia," ungkap Aipda Harry Cahyadi, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Hadir ke Pernikahan Atta-Aurel, Jokowi, Prabowo & Bamsoet Dikritik, Farhat Abbas Sebut Acara Bisnis

Lecet yang didapati dibeberapa bagian tubuh korban serta beberapa luka akibat benturan benda keras, yang mana kemungkinan besarnya terjadi pada saat korban terseret aliran arus di parit.

"Ditemukan luka robek pada dahi diduga terbentur benda keras, lebam pada bagian kepala, lecet teratur pada lengan tangan kanan dan lengan tangan kiri, punggung, serta kaki kanan dan kaki kiri," ungkapnya. (*)

Penulis: MOHAMMAD FAIROUSSANIY

Baca juga Berita Daerah Terkini

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved