Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Partisipasi BDR 98%, Bupati Tana Tidung Presentasikan Strategi Antisipasi Learning Loss di Kemdikbud

Walau berada di pedalaman Kaltara, namun partisipasi belajar dari rumah (BDR) di Kabupaten Tana Tidung selama pandemi Covid-19 mencapai 98 persen.

IST
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menjadi narasumber dalam dalam forum Temu Inovasi yang digelar secara virtual oleh Badan Penelitian, dan Pengembangan, dan Perbukuan (Balitbangkuk) Kemdikbud, Jakarta, Jumat (9/4). 

TRIBUNKALTARA.COM - Walau berada di pedalaman Kalimantan Utara, namun partisipasi belajar dari rumah (BDR) di Kabupaten Tana Tidung selama pandemi Covid-19 mencapai 98 persen.

Keberhasilan ini dipaparkan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali dalam dalam forum Temu Inovasi yang digelar secara virtual oleh Badan Penelitian, dan Pengembangan, dan Perbukuan (Balitbangkuk) Kemdikbud, Jakarta, Jumat (9/4).

Dalam acara yang digelar untuk memperingati satu tahun penutupan sekolah itu, Bupati Ibrahim berbicara tentang Strategi Mengantisipasi Learning Loss.

Ibrahim mengatakan, satu tahun penutupan sekolah telah berdampak pada menurunnya kemampuan belajar siswa (learning loss).

Baca juga: Dilarang Mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Tana Tidung Prediksikan Lonjakan Penumpang di Ramadan

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Bakal Digelar, Bupati Tana Tidung Ibrahim: Upaya Antisipasi Learning Lost

Jika tidak direspon segera, learning loss ini akan membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar di masa depan.

”Masa depan anak-anak kita saat ini, sangat tergantung kepada seberapa serius kita mengantisipasi learning loss,” tegas Bupati Ibrahim.

Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali saat berada di Kantor Bupati Tana Tidung.
Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali saat berada di Kantor Bupati Tana Tidung. (TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI)

Lebih lanjut, Bupati Ibrahim mengatakan, Tana Tidung sendiri merancang 5 strategi untuk mengantisipasi learning loss.

Kelima strategi itu meliputi penggunaan bahan ajar bermakna dan kontekstual, pendampingan belajar, budaya baca, monitoring dan evaluasi, serta pembukaan sekolah.

“Kelima strategi inilah yang membuat partisipasi belajar di Tana Tidung pada Desember 2020 mencapai 98 persen,” tambahnya.

Implementasi kelima strategi ini dimulai dari penyediaan bahan ajar. Tana Tidung menggunakan kurikulum khusus untuk memberikan pengalaman belajar bermakna.

Halaman
123
Penulis: Risnawati
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved