Breaking News:

Ramadan

Apakah Sah Puasanya jika Lupa Mandi Besar saat Ramadan? Begini Penjelasan dan Tata Caranya

Bagaimana hukumnya jika lupa mandi besar atau mandi junub saat puasa Ramadan?

Freepik
Ilustrasi mandi atau keramas. 

TRIBUNKALTARA.COM - Bagaimana hukumnya jika lupa mandi besar atau mandi junub saat puasa Ramadan?

Mandi besar ini biasa dilakukan oleh pasangan suami-istri yang baru saja melakukan hubungan badan.

Tidak hanya itu, perempuan yang selesai haid dan nifas juga wajib melakukan mandi besar atau mandi junub untuk menyucikan diri kembali.

Lalu apa hukumnya jika lupa mandi wajib?

Baca juga: Cara Download Jadwal Puasa Ramadan 1442 Hijriah, Akses suaramuhammadiyah.id dan kemenag.go.id

Dikutip TribunKaltara.com dari Kompas.com, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr H Syamsul Hidayat menjelaskan, bagi sepasang suami istri yang lupa untuk mandi besar setelah berhubungan badan saat bulan Ramadan, maka puasanya tetap sah.

Ilustrasi keramas.
Ilustrasi keramas. (Shutterstock)

"Tidak batalkan puasa, tetapi bila ingat langsung segera mandi," kata Syamsul.

Mandi besar atau mandi junub dapat dilakukan setelah waktu salat subuh.

Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:

Hadis Muslim riwayat Aisyah menyebutkan, "Rasulullah pernah memasuki waktu fajar di bulan Ramadhan. Sedang beliau dalam keadaan junub, bukan karena mimpi. Maka mandilah beliau dan kemudian terus berpuasa (hari itu)."

Berikut ini niat mandi wajib atau mandi besar jelang Ramadan:

Halaman
12
Penulis: N Anastasia
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved