Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Gelar Long March, GERTAK Tuntut Transparansi Penyelesaian Pencemaran Limbah di Sungai Malinau

Gelar long march, aliansi mahasiswa GERTAK tuntut transparansi penyelesaian dugaan pencemaran limbah di Sungai Malinau

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aksi puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi GERTAK menggelar orasi unjuk rasa dan long march menunttu kejelasan dan transparasi penyelesaian pencemaran limbah sungai di Malinau, Senin (12/4/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Gelar long march, aliansi mahasiswa GERTAK tuntut transparansi penyelesaian dugaan pencemaran limbah di Sungai Malinau

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tagih Janji Kaltara (GERTAK) menggelar aksi unjuk rasa di persimpangan lampu merah Grand Tarakan Mall (GTM) Kota Tarakan, Senin (12/4/2021) sore tadi.

Puluhan mahasiswa ini berasal dari berbagai organisasi seperti BEM, LMND dan Pembebesan melakukan long march dari persimpangan lampu merah GTM menuju Badan Penghubung Provinsi di Jalan Mulawarman.

Baca juga: Larang ASN Mudik Lebaran 2021, Walikota Tarakan dr Khairul Sebut Pelanggar Edaran Dikenai Sanksi

Baca juga: Ramadan 1442 Hijriah, Pemantauan Hilal di Tarakan Terkendala, Cuaca Cerah Tetiba Tertutupi Awan CB

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Tarakan 1 Ramadan 1442 H atau Selasa 13 April 2021

Ada beberapa poin tuntutan yang ingin disampaikan mahasiswa tersebut.

Di antaranya menuntut transparansi penyelesaian persoalan pencemaran limbah dari PT KPUC di Kabupaten Malinau.

"Selain PT KPUC di Malinau juga ada di PT KHL di Kabupaten Nunukan. Ada beberapa poin tuntutan yang ingin kami suarakan di unjuk rasa ini," urai Supardi Korlap Aksi GERTAK kepada TribunKaltara.com, Senin (12/4/2021).

Pertama lanjutnya, soal sikap tegas pemerintah Provinsi Kaltara dan transparasi dalam hal penyelidikan kasus pencemaran limbah yang berdampak kepada 15 desa di Kabupaten Malinau.

Supardi melanjutkan, walaupun sudah terbit surat keputusan Bupati Malinau Nomor 660.05/K.86/2021 yang memuat 6 poin sanksi administrasi kepada pihak KPUC.

Dan diketahui saat ini telah dilaksanakan KPUC dan sedang pemulihan 100 persen.

Namun menurut ia bersama rekan-rekannya, wujud transparansi tidak terlihat.

Halaman
123
Penulis: Andi Pausiah
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved