Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Ramadan 1442 Hijriah, Masjid Agung Istiqomah Kembali Laksanakan Salat Tarawih, Kapasitas Dibatasi

Ramadan 1442 Hijriah, Masjid Agung Istiqomah kembali laksanakan Salat Tarawih, kapasitas dibatasi.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Jemaah Masjid Agung Istiqomah melaksanakan Salat Tarawih untuk pertama kalinya di masa pandemi Covid-19, Senin (12/4/2021), setelah pada 2020 lalu, pelaksanaan tarawih berjamaah di masjid masih dilarang. ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Ramadan 1442 Hijriah, Masjid Agung Istiqomah kembali laksanakan Salat Tarawih, kapasitas dibatasi.

Mengenakan masker dan membawa sajadah masing-masing, ratusan jemaah berbondong-bondong datang dengan motor, mobil ataupun jalan kaki menuju Masjid Agung Istiqomah, Tanjung Selor.

Kedatangan jemaah ke Masjid Agung Istiqomah, seperti menebus rindu, akan Salat Tarawih Berjamaah.

Baca juga: 1 Ramadan 1442 H Hari Selasa 13 April 2021, Umat Islam di Malinau Tunaikan Salat Tarawih Pertama

Baca juga: BREAKING NEWS Pemerintah Putuskan Puasa 1 Ramadan 1442 H Jatuh pada Selasa 13 April 2021

Baca juga: Pasar Takjil Ramadan 1442 H di Malinau Dibolehkan, Pelaku Usaha Minta Jumlah Pengunjung tak Dibatasi

Setelah pada tahun lalu, kegiatan Salat Tarawih Berjemaah di Masjid tidak diperkenankan, imbas pandemi Covid-19.

Namun kini, dengan berpedoman pada panduan Ibadah Ramadan dari Kemenag, masjid terbesar di Tanjung Selor ini, kembali menggelar Salat Tarawih Berjamaah.

Ketua Pengurus Masjid Agung Istiqomah, Achmad Ideham mengatakan, tarawih kali ini tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

"Ya tetap dengan protokol kesehatan, bisa dilihat, jaga jarak ya, lalu semua pakai masker, tidak ada dari kami gelar sajadah," ujar Ketua Pengurus Masjid Agung Istiqomah, Achmad Ideham, Senin (12/4/2021).

Pihaknya mengaku, telah menyiapkan segala hal untuk salat tarawih kali ini. Mulai dari tempat cuci tangan, hingga penggunaan lorong masjid untuk tempat salat, guna menambah aturan jaga jarak antarjemaah.

Terkait jumlah jemaah yang membludak, karena tingginya antusiasme masyarakat, Achmad Ideham meyakinkan, bila saat ini kapasitas masjid yang tersedia sudah mencukupi.

"Kalau ini paling hanya 400 orang saja, ini mungkin 30 persen dari kapasitas, kalau normalnya itu 2.000 orang," katanya.

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved