Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Ratusan Liter Oli Motor Diselundupkan, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC Temukan di Kapal Jongkok  

Penyeludupan ratusan liter minyak pelumas kendaraan bermotor ilegal, berhasil digagalkan oleh personel Bea Cukai Sebatik yang dibantu Satgas Pamtas

TRIBUNKALTARA.COM/HO PENDAM VI/MLW
Minyak pelumas atau Oli ilegal yang berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC bersama Bea Cukai Sebatik 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Penyeludupan ratusan liter minyak pelumas (Oli) kendaraan bermotor ilegal, berhasil digagalkan oleh personel Bea Cukai Sebatik yang dibantu Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC di Dermaga Tradisional Desa Losalo, kecamatan Sebatik Timur, kabupaten Nunukan. Jumat (16/4/2021) malam.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 17 April 2021, 17 Wilayah Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Dari hasil pemeriksaan Tim gabungan, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC yang dipimpin Sertu Aris Franata dengan 3 orang anggota Satgas lainnya, melaksanakan pemeriksaan terhadap sebuah kapal jongkong milik seorang warga Sebatik.

"Telah dilaksanakan operasi gabungan yang digelar oleh Bea Cukai Sebatik, dan melibatkan Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC, Koramil Sebatik, serta pihak Kepolisian setempat, terhadap pedagang sembako yang berasal dari Tawau menuju Sebatik," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan 17 April 2021, Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore Hari Hujan

Dari hasil permeriksaan tersebut, ditemukan minyak pelumas kendaraan bermotor ilegal jenis oli mesin.

Barang ilegal yang berhasil diamankan, berjumlah 15 Dos Ukuran 0,5 liter, 92 Dus berukuran 4 liter, dengan total jumlah keseluruhan sebanyak 107 dus.

Letkol Drian menyebutkan, total kerugian negara dari penyelundupan barang ilegal ini mencapai Rp 136.368.000.

Baca juga: Akar Masalah Perawat di Palembang Babak Belur Dipukuli Ayah Pasien hingga Viral, Polisi Bertindak

“Keberadaan kami (Satgas) di wilayah perbatasan ini selain untuk memberi rasa aman kepada warga, kita juga akan terus melakukan patroli.

Tentunya kami akan kerjasama dengan pihak terkait untuk mencegah masuk keluarnya barang ilegal, dari dan keluar wilayah negara kita,” tuturnya.

(*)

Penulis: Risnawati

Penulis: Risnawati
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved