Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Penyaluran BLT Dana Desa di Malinau Dikeluhkan Warga, Sopyan: Kami Terbitkan Kartu Pra Sejahtera

Pemerintah RI kembali menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) yang sebelumnya juga diprogramkan pada tahun 2020

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Plt Kepala Desa Malinau Kota, Sopyan saat ditemui di Kantor Desa Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (20/4/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pemerintah RI kembali menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) yang sebelumnya juga diprogramkan pada tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 222/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa, penyaluran BLT DD akan dilakukan hingga akhir 2021.

Keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD akan menerima bantuan senilai Rp 300 ribu tersebut tiap bulan, selama 12 bulan.

Baca juga: Petugas Terpapar Covid-19, Semua Layanan di Puskesmas Nunukan Ditutup, Dialihkan ke RSUD

Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, masalah pemerataan penyaluran BLT DD seringkali dikeluhkan warga.

Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan lebih dari satu jenis bantuan sosial, sementara masyarakat yang juga layak mendapatkan bantuan tidak kebagian sama sekali.

Plt Kepala Desa Malinau Kota, Sopyan menjelaskan pihaknya telah menyiapkan mekanisme penyaluran BLT DD.

Diantaranya adalah dengan menerbitkan Kartu Pra Sejahtera Desa. Bertujuan agar penyaluran BLT DD merata dan tidak tumpang tindih dengan jenis bantuan lainnya.

"Pemerintah Desa Malinau Kota meluncurkan Kartu Pra Sejahtera Desa. Data penerima terekam, jadi tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial tunai," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Dua Pekan Tes GeNose Diberlakukan di Bandara APT Pranoto, Belum Ditemukan Penumpang Positif Covid-19

BLT DD Malinau Kota tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp 2 miliar, diperuntukkan untuk 573 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 20 RT.

Dalam menentukan layak tidaknya masyarakat digolongkan sebagai keluarga penerima manfaat (KPM), pendataan dilakukan oleh RT setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved