Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Kasus Covid-19 di Balikpapan Meningkat, Kegiatan Warga  di Cafe Hingga Pasar Diperketat

Pemerintah Kota Balikpapan memberi isyarat memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Spanduk imbauan terkait PPKM Mikro di salah satu wilayah pemukiman yang berada di Kota Balikpapan 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan memberi isyarat memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan tren daripada peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Pasalnya dalam beberapa waktu terakhir, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan nyaris berada di angka 50 setiap harinya.

Baca juga: Jaringan Listrik di Desa Seputuk Telah Terpasang, Bupati KTT Ibrahim: Janji Politik Kita Tunaikan 

"Soal perpanjangan PPKM Mikro jilid 4 akan kita lihat. Jika trennya naik terus pasti akan kita perpanjang," ujar Rizal, Jumat (23/4/2021).

Sebagaimana diketahui, kebijakan untuk menerapkan PPKM Mikro di Kota Balikpapan telah berjalan sejak bulan Februari 2021.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 di setiap wilayah lingkungan Rukun Tetangga (RT).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Wilayah Bulungan Cerah Sepanjang Siang hingga Sore Hari

Adapun kebijakan penerapan PPKM Mikro telah melalui perpanjangan ke-empat. Setiap perpanjangan waktunya dua pekan.

Rizal bahkan tak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan pengetatan atau pembatasan aktivitas masyarakat.

"Apabila kembali naik seperti ini maka kita perpanjang, bahkan pengetatan akan kita lakukan lagi," tegasnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan Hari Ini, Diprediksi Berawan, Hujan Ringan Terjadi pada Siang Hari

Rizal menerangkan pihaknya telah mencermati sejumlah tempat fasilitas umum yang longgar di bulan Ramadhan.

Walikota Balikpapan dua periode itu tak segan untuk kembali memperketat beberapa sektor yang dianggap riskan terhadap penyebaran Covid-19.

"Ada beberapa wilayah yang longgar, yakni cafe, pasar segar, pasar klandasan akan kita perketat," sebutnya.

Ia pun mengaku khawatir pasca satu minggu pelonggaran di bulan Ramadhan, kasus Covid-19 di Kota Balikpapan kembali naik.

"Memang semua zona masi kuning akan tetapi ada kecenderungan kasusnya naik. Ini yang sedang kita khawatirkan," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved