Breaking News:

Berita Nasonal Terkini

Petugasnya Pakai Alat Rapid Test Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Kimia Farma: Pelanggaran Berat

PT Kimia Farma angkat suara terkait dugaan penggunaan alat rapid test antigen bekas yang digunakan petugasnya di Bandara Kualanamu, Medan.

Editor: Cornel Dimas Satrio
Shutterstock via kompas,com
Alat Rapid Test Antigen. (Shutterstock via kompas,com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Akhirnya PT Kimia Farma angkat suara terkait dugaan penggunaan alat rapid test antigen bekas yang digunakan petugasnya di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Baru-baru ini, heboh penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan petugas oknum Kimia Farma di Bandara Kualanamu, Medan.

Kasus ini berhasil terbongkar setelah jajaran polisi Polda Sumut menggerebek lokasi penggunaan alat paid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021).

Terkait hal tersebut, Kimia Farma tak tinggal diam.

Perusahaan Farmasi itu mengklaim tindakan penggunaan alat rapid test antigen bekas merupakan pelanggaran berat.

Baca juga: Polres Berau Ciduk Pembuat Surat Hasil Rapid Test Antigen Palsu, Begini Modus Operandinya

PT Kimia Farma (Persero) melalui cucu usahanya PT Kimia Farma Diagnostik mendukung pengungkapan kasus layanan rapid test di Bandara Kualanamu, Medan, yang diduga menggunakan alat rapid test antigen bekas.

Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadhilah Bulqini mengatakan, perseroan bersama aparat penegak hukum saat ini sedang melakukan investigasi bersama terkait penyelidikan oknum petugas layanan rapid test Kimia Farma Diagnostika Bandara Kualanamu.

"Tindakan yang dilakukan oleh oknum pertugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnsotik tersebut sangat merugikan perusahaan dan sangat bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat atas tindakan dari oknum pertugas layanan rapid test tersebut," kata Adil dalam keterangannya, Rabu (28/4/2021) melansir Tribunnews.

"Apabila terbukti bersalah, maka para oknum petugas layanan rapid test tersebut antigen akan kami berikan tindakan tegas dan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Adil menyebut, Kimia Farma memiliki komitmen yang tinggi sebagai BUMN Farmasi untuk memberikan layananan dan produk yang berkualitas serta terbaik.

Baca juga: Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Tunjukkan Rapid Test Antigen, Ini Penjelasan Kepala KKP Nunukan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved