Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Duduk Perkara Dispensasi Mudik bagi Santri yang Ditolak Menag Yaqut, Sempat Disuarakan Wapres

Duduk perkara dispensasi mudik bagi santri yang ditolak Menag Yaqut Cholil Qoumas, sempat disuarakan Wapres Maruf Amin.

Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews/Irwan Rismawan dan Humas Menag
Wapres RI Maruf Amin dan Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews/Irwan Rismawan dan Humas Menag) 

TRIBUNKALTARA.COM - Duduk perkara dispensasi mudik bagi santri yang ditolak Menag Yaqut Cholil Qoumas, sempat disuarakan Wapres Maruf Amin.

Menteri Agama ( Menag) Yaqut Cholil Qoumas resmi menolak dispensiasi mudik bagi santri, meski sempat disuarakan Wapres Maruf Amin.

Sebelumnya Wapres RI Maruf Amin sempat mempertimbangkan agar para santri diberikan dispensasi pulang kampung di tengah larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah.

Tetapi dispensasi mudik bagi santri itu memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Lantas Menag Yaqut Cholil Qoumas disorot lantaran berani bertolak belakang dengan yang disuarakan Wapres RI Maruf Amin.

Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi yang mengatakan bahwa Wakil Presiden Maruf Amin meminta ada dispensasi mudik bagi para santri di pondok pesantren.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, Wali Kota Tarakan dr Khairul Imbau Masyarakat Jangan Mudik Jika tak Darurat

Masduki mengatakan, santri bakal kesulitan pulang ke kampung halaman saat Lebaran karena adanya larangan mudik.

"Oleh karena itu, harus ada dispensasi. Wapres minta agar ada dispensasi untuk para santri bisa pulang ke rumah masing-masing, tidak dikenai peraturan-peraturan yang ketat terkait larangan mudik dalam konteks pandemi saat ini," ujar Masduki.

Masduki pun mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengizinkan santri mudik Lebaran tahun ini.

Ia pun berharap daerah-daerah lainnya juga memberikan kemudahan khusus kepada para santri yang ingin pulang.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved