Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Galang Dukungan di Kaltara, Caketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid sebut Negara Dihadapkan 2 Perang

Galang dukungan di Kaltara, Caketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid sebut negara dihadapkan 2 perang.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Caketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid dalam sambutan di Hotel Luminor, Tanjung Selor. ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Galang dukungan di Kaltara, Caketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid sebut negara dihadapkan 2 perang.

Calon Ketum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan Indonesia dihadapkan pada dua perang.

Dua perang ini sangat mempengaruhi kehidupan seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya dengan dihadapakannya pada kondisi tersebut Indonesia harus.

Baca juga: Caketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid ke Kaltara, Kilit Laing: Kami Sudah Jatuh Cinta Dengan Bapak

Baca juga: Batas Maksimal Seluas 5 Hektar, DKP Kaltara Targetkan 1,238 Bidang Tambak Selesai Disertifikasi

Baca juga: Pulang Kampung Jelang Idul Fitri di Kaltara, Keluar Masuk Tarakan via Speedboat Masih Diperbolehkan

Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya di acara silaturahmi bersama Kadin Kaltara bertempat di Hotel Luminor, Kamis (29/4/2021).

"Sekarang kita dihadapkan pada dua perang, perang kesehatan, perang ekonomi," ujar Caketum Kadin, Arsjad Rasjid.

"Tidak pernah terpikirkan oleh kita pandemi Covid-19 ini dapat terjadi di seluruh dunia, kita harus bisa segera pulih dari Covid-19," katanya.

"Kedua perang ekonomi karena kita harus memenangkan kompetisi dengan dunia yang semakin ketat persaingannya di berbagai bidang baik teknologi informasi, pertambangan, pertanian," tambahnya.

Dalam menghadapi kedua kondisi tersebut, Dirut Indika Energy ini mengatakan harus ada kolaborasi dan inklusivitas dalam menjalankan roda ekonomi.

Kedua konsep inilah yang menjadi visi misinya dalam menjalankan kepengurusan Kadin ke depan, sehingga dirinya mengatakan, tidak boleh lagi ada satu sektor atau daerah yang lebih difavoritkan dibandingkan dengan yang lain.

"Kadin adalah rumahnya pengusaha, semua pengusaha mikro kecil menengah semuanya itu ada tempat di Kadin, tidak hanya yang besar saja, setiap industri di daerah itu berbeda-beda kekuatannya sehingga tidak boleh ada yang difavoritkan," katanya.

Baca juga: DKP Kaltara Ganti Alat Tangkap, Ada 2.000 Nelayan yang Dapat, Siapkan Dana Rp 2 Milyar

Baca juga: Begini Pesan Jusuf Kalla, yang Harus Dilakukan Pengurus dan Relawan PMI Kaltara

Baca juga: Sanksi Sudah Dijalankan Pihak PT KPUC, DLH Kaltara Sebut Kasus Pencemaran Sungai Malinau Selesai

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved