Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Larangan Mudik, Kepala Pelni Nunukan Sebut Malam ini Terakhir Angkut Penumpang, 18 Mei Berlayar Lagi

Meski kebijakan pemerintah untuk meniadakan mudik mulai 6-17 Mei 2021, namun PT Pelni cabang Nunukan lebih dulu menyebut angkutan penumpang terakhir

TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Arus penumpang kapal KM Lambelu di Pelabuhan Tunon Taka belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Meski kebijakan pemerintah untuk meniadakan mudik mulai 6-17 Mei 2021, namun PT Pelni cabang Nunukan lebih dulu menyebut angkutan penumpang terakhir malam nanti.

Kepala Pelni cabang Nunukan, Ilhamda mengatakan calon penumpang sementara yang sudah membeli tiket di kantor Pelni saat ini berjumlah 360 orang.

Jika dibandingkan pada pelayaran kapal Pelni sebelumnya, jumlah penumpang hanya 255 orang.

Baca juga: Pemkab Targetkan Tahun Ini 80 Aset Tersertifikasi, BPN Bulungan: 24 Aset Masih Dalam Pengukuran

"Baru 360 calon penumpang mas. Dari segi jumlah tidak ada peningkatan yang terlalu riskan," kata Ilhamda kepada TribunKaltara.com, Jumat (30/04/2021), pukul 13.00 Wita.

Menurutnya, Pelni Nunukan diberikan batasan jumlah maksimal penumpang yakni 700 orang.

"Untuk penumpang dari Nunukan batas maksimal itu 700 orang. Selama pandemi Covid-19 dari segi jumlah dibatasi, karena kalau digabung jumlah penumpang lanjutan dari Tarakan lumayan juga. Belum lagi penumpang Balikapapan dan kota lainnya," ucapnya.

Ilhamda mengaku, pihaknya tentu mengikuti kebijakan pemerintah mengenai pengetatan perjalanan yang tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Meskipun malam nanti merupakan angkutan penumpang yang terakhir, namun sesuai isi SE tersebut, kata Ilhamda pihaknya tetap melayani angkutan barang sembako termasuk perjalanan lainnya yang dikecualikan.

Baca juga: Sembilan Pejabat Pemkab Tana Tidung Dikukuhkan, Bupati Ibrahim Ali: Mampu Mengatasi Masalah yang Ada

"Malam nanti merupakan angkutan penumpang terakhir sebelum tanggal peniadaan mudik. Namun sesuai SE pada 6-17 Mei ada perjalanan dikecualikan. Seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka atau meninggal dunia, dan ibu hamil atau kepentingan persalinan. Itu tetap dilayani. Untuk diketahui kapal KM Siguntang, KM Lambelu, dan KM Sabuk Nusantara 97, tetap beroperasi untuk angkutan barang," ujarnya.

Sementara itu, kapal Pelni untuk angkutan penumpang akan kembali beroperasi mulai pada tanggal 18 Mei mendatang.

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved