Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Wakil Gubernur Kaltara Yansen Yakin, Wempi Jadikan Malinau Role Model Pemerintahan Desa Mandiri

Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Yansen Tipa Padan Berpesan kepada pemimpin baru Malinau agar melanjutkan pembangunan pemerintahan sebelumnya.

TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Wakil Gubernur Kalimantan Utara periode 2021-2024 dan Mantan Bupati Malinau, Yansen TP saat ditemui seusai acara pisah sambut Bupati Malinau di Panggung Padan Liu Burung Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin Malam (3/5/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Yansen Tipa Padan Berpesan kepada pemimpin baru Malinau agar melanjutkan pembangunan pemerintahan sebelumnya.

Konsep Gerakan Desa Membangun (Gerdema) adalah konsep pemerintahan yang telah diinisiasi sejak Yansen TP menjabat sebagai Bupati Malinau.

Hal tersebut dijabarkan Bupati Malinau dua periode tersebut dalam acara pisah sambut Bupati Malinau malam tadi, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Tarakan Selasa  4 Mei 2021, BMKG: Hujan Ringan di Siang hingga Malam Hari

"Konsep kemandirian pemerintah desa ini sudah diinisiasi 20 tahun, sejak awal-awal kabupaten terbentuk, sampai saat ini. Konsep ini menjadi role model pemerintahan desa," ujarnya, Selasa (5/4/2021).

Menurutnya, Bupati Malinau yang baru memahami konsep tersebut, mengingat Wempi W Mawa tumbuh dan dibesarkan di Bumi Intimung.

Juga pernah menjabat tugas sebagai wakil rakyat, Ketua DPRD Malinau. Sehingga dinilai memahami seluk beluk prioritas pembangunan desa sesuai visi-misi yang telah dicanangkan.

Baca juga: Info Cuaca Malinau Selasa 4 Mei 2021, Wilayah Berikut Potensi Hujan Ringan Sore hingga Malam Hari

"Konsep Gerdema di Malinau menjadi role model pembangunan desa di tingkat nasional. Ini yang perlu terus dipertahankan. Sesuai visi-misi Bupati/Wabup, kebijakan ini sudah selaras," katanya.

Saat Yansen TP menjabat sebagai Bupati Malinau sejak 2011 lalu, tiga program unggulan yang diadopsi berdasarkan konsep Gerdema meliputi, RT Bersih, Wajib Belajar 16 Tahun, dan Beras Daerah (Rasda).

Konsep tersebut berlanjut di era pemimpin baru Malinau, Wempi W Mawa meliputi 5 program inovasi daerah, yakni Desa Sarjana, Milenial Mandiri, Rasda Plus, RT Bersih dan Wajib Belajar Malinau Maju.

Baca juga: Waspada! Selasa 4 Mei 2021 Dipresdiksi Hujan Lebat Disertai Petir di Kabupaten Tana Tidung 

Menurut Yansen TP, dibutuhkan langkah cepat dan terukur untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malinau, utamanya karena kondisi pandemi Covid-19.

"Saat ini pemerintah harus bergerak cepat dan akurat. Harapan saya kepada Bupati baru, jalankan program sesuai target. Jaga kondusifitas daerah dan fokus kerjakan program yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved