Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Diharap Bantu Perekonomian Saat Pandemi Covid-19, Warga Desa Limbu Sedulun Ikuti Pelatihan Membatik

Sejumlah warga Desa Limbu Sedulun, ikut dalam pelatihan membatik, yang diadakan Pemerintah Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, Tana Tidung.

Istimewa
Sejumlah warga Desa Limbu Sedulun mengikuti pelatihan membatik, yang diselenggarakan Pemerintah Desa Limbu Sedulun Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. (Ist) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Sejumlah warga Desa Limbu Sedulun, ikut dalam pelatihan membatik, yang diadakan Pemerintah Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung.

Pj Kepala Desa Limbu Sedulun, Lukas mengatakan, pelatihan membatik itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat berkarya dengan membatik, yang selama ini belum ada di Tana Tidung.

Adapun peserta yang mengikutin pelatihan tersebut sebanyak 20 orang, sedangkan dana yang dianggarkan untuk kegiatan ini, sebesar Rp 72.975 juta.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Rabu 5 Mei 2021, BMKG Prediksi Hujan Bakal Mengguyur Tana Tidung Sepanjang Hari

Baca juga: Ujian Sekolah di Tana Tidung, Kadisdik KTT Jafar Sidik Sebut Gunakan Uji Keterampilan Abad 21

Baca juga: Istri Bupati Kabupaten Tana Tidung Pantau Vaksinasi Covid-19 Guru PAUD, 86 Orang Masih Menunggu

"Kegiatan ini dari anggaran dana desa. Selama Covid-19 ini, kami memang rutin melakukan pemberdayaan kepada warga (Desa Limbu Sedulun)" ujarnya, Rabu (5/5/2021)

Diketahui, pelatihan membatik ini akan terus dilakukan hingga tahun 2022 mendatang.

"Nanti hasil dari batik warga ini, akan dijual baik berupa kain maupun dalam bentuk pakaian," terangnya.

Terkait motif batik dalam pelatihan tersebut, memilih untuk membuat batik khas adat Dayak Belusu. Yang mana Dayak Belusu juga merupakan salah satu suku dengan jumlah populasi terbanyak di Kabupaten Tana Tidung.

"Semua yang dibuat itu khas batik Dayak Belusu. Kalau ini berkembang, kita akan bekerjasama dengan BUM Desa untuk mengelolah hasil karya Ibu-ibu Desa Limbu Sedulun, supaya bernilai ekonomis begitu," jelasnya.

Pelatihan membatik kali ini masih tahap pelatihan dasar. Mulai cara mendesain batik, mencanting, hingga melakukan pewarnaan.

Kedepan, kata Lukas, masyarakat Limbu Sedulun akan dibekali terkait sistem pemasaran.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved