Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H, Satgas Pangan Kaltara Lakukan Pengawasan ke Pasar, Ini Temuannya

Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H, Satgas Pangan Kaltara lakukan pengawasan ke pasar, ini temuannya.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Suasana Pengawasan Barang oleh Satgas Pangan Kaltara di Pasar Induk Tanjung Selor ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H, Satgas Pangan Kaltara lakukan pengawasan ke pasar, ini temuannya.

Jelang Lebaran, Satgas Pangan Provinsi Kaltara melakukan pengawasan ke Pasar Induk Tanjung Selor.

Satgas yang terdiri dari Disperindagkop Kaltara, bersama Disperindagkop Bulungan, serta jajaran Polda Kaltara, menemunkan masih banyaknya gula pasir impor asal Malaysia.

Baca juga: Tampung Keluhan Warga Desa Mara Satu Bulungan, Dewan Kaltara Minta Pihak Perusahaan Sawit Dihadirkan

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 22 Ramadan 1442 H atau Selasa 4 Mei 2021

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 21 Ramadan 1442 H atau Senin 3 Mei 2021

Menurut Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop Kaltara, Hasriani, maraknya temua gula pasir asal Malaysia adalah ilegal lantaran tidak memiliki izin edar dan pelaku usaha tidak memiliki izin sebagai importir.

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui usai melakukan pengawasan, Rabu (5/5/2021).
“Sasaran kita dari legalitas izin pelaku usaha, dan barang-barang yang tidak ada izin edar,” ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop Kaltara, Hasriani.

“Ini secara aturan memang melanggar, tapi kita lihat masih banyak barang-barang ini masih beredar di pasaran,” tambahnya.

Hasriani mengatakan hampir semua pedagang yang menjual barang-barang impor seperti halnya gula pasir merek Prai, telah mengetahui aturan, dan memahami bila menjual barang impor memerlukan izin edar.

“Sebenarnya bukan mereka tidak tahu, karena kegiatan ini sudah kami lakukan sejak dua tahun yang lalu, tadi memang ada pelaku usaha yang tidak tahu, tapi sebenarnya mereka tahu itu,” kata Hasriani.

Dirinya menambahkan beberapa barang atau komoditas impor tidak dapat diperjualbelikan, apabila stok barang tersebut dapat dipenuhi, dari dalam negeri.

Baca juga: Partai Ummat Dideklarasikan, PAN Bulungan Tegaskan tak Khawatir dan Pastikan Kader Tetap Solid

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 20 Ramadan 1442 H atau Minggu 2 Mei 2021

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Magrib Wilayah Bulungan 19 Ramadan 1442 Hijriah atau Sabtu 1 Mei 2021

“Ada komoditas yang memang tidak boleh diimpor, karena ada produk dalam negeri yang bisa memenuhi kebutuhan masyrakat, seperti gula dan daging, ini masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved