Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Antisipasi Pelaku Perjalanan yang Masuk di Malinau Lewat Darat, Satgas Covid-19 Siapkan Dua Posko

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Malinau menitikberatkan pengawasan jalur darat keluar-masuk di Kabupaten Malinau.

TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Malinau, di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (6/5/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Malinau menitikberatkan pengawasan jalur darat keluar-masuk di Kabupaten Malinau.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2021, dua Posko pencegatan didirikan di jalur darat yakni di Desa Seruyung dan Desa Sesua.

Hal tersebut dibahas oleh Satgas Penanganan Covid-19 Malinau di Kantor Bupati Malinau siang hari tadi.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Bandara Malinau Layani Penerbangan Perintis, Berikut Rutenya

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menjelaskan angka konfirmasi Covid-19 di Malinau saat ini masih relatif rendah.

Hingga hari ini, Kamis, 6 Mei 2021, akumulasi kasus Covid-19 di Malinau mencapai 1009 kasus. Dan sebanyak 28 pasien positif Covid-19 di Malinau sedang dirawat dan isolasi mandiri.

"Hingga hari ini, laporan total kasus Covid-19 di Malinau mencapai 1009 kasus. Dan jumlah pasien yang sedang dirawat sebanyak 28 orang," ujarnya dalam rapat tersebut, Kamis (6/5/2021).

Berdasarkan pembicaraan dalam rapat tersebut, rencananya 2 Posko pencegatan merupakan prioritas Satgas Covid-19 Malinau.

Utamanya untuk mengantisipasi pelaku perjalanan yang masuk ke Malinau melalui jalur darat dari wilayah Kalimantan Timur.

Baca juga: Mudik Lintas Kabupaten Tidak Dilarang, Pengusaha Speedboat  di Tana Tidung Bersyukur

"Ada dua posko, di Seruyung dan Sesua. Untuk mengantisipasi adanya pelaku perjalanan dari luar Kaltara. Contohnya Samarinda atau Balikpapan," katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 Malinau berencana akan melakukan pemeriksaan swab Covid-19 di dua Posko pencegatan tersebut.

Pelaku perjalanan dari luar Kaltara diminta untuk melampirkan persyaratan pelaku perjalanan. Dan rencananya petugas medis disiagakan untuk memeriksa di Posko tersebut.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu Sumber Uang Nenek Nathalie Holscher, Ternyata Oma Hetty Bukan Orang Sembarangan

"Rencananya akan ada tes swab acak di Posko tersebut. Pelaku perjalanan akan diperiksa. Selain petugas keamanan, ada juga petugas medis yang akan memeriksa," ungkapnya.

Operasi Ketupat Kayan 2021 dimulai sejak hari ini, 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 yang akan datang. Bertujuan untuk mengawal pelaksanaan SE Satgas Covid-19 RI tentang peniadaan mudik liburan 2021.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved