Breaking News:

Berita Tanjung Selor Terkini

Hari Pertama Larangan Mudik, Damri Tetap Layani Penumpang, Berikut Syarat dan Rutenya

Pada hari pertama larangan mudik, Damri Tanjung Selor masih melakukan operasional.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Suasana Pool Bus Damri, Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pada hari pertama larangan mudik, Damri Tanjung Selor masih melakukan operasional.

Meskipun tetap menjalankan operasional, General Manager Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati mengatakan, pihaknya melakukan operasional dengan, mengacu pada pengecualian mudik sesuai aturan Surat Edaran Satgas Covid-19, dan Surat Edaran Gubernur Kaltara.

Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di Kantor Damri Tanjung Selor, Kamis (6/5/2021).

“Untuk mudik, sesuai Surat Edaran, memang dilakukan pengetatan, tetapi kalau kita tetap operasi dengan mengacu pada pengecualian,” ujar General Manager Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati.

“Seperti mengangkut barang logisitik, alat kesehatan, obat-obatan itu diperbolehkan,” tambahnya.

Baca juga: Tinjau Pasar Induk Tanjung Selor, Bupati Syarwani Temukan Ini: Kita Lakukan Penataan

Adapun untuk mengangkut penumpang, Tri Wijono mengatakan, penumpang yang dapat diangkut harus memenuhi beberapa persyaratan, yakni menunjukan surat keterangan sehat dan bebas Covid-19.

Serta termasuk kategori pelaku perjalanan yang dikecualikan, yakni perjalanan dinas, kunjungan duka, serta kunjungan sakit.

“Kalau angkutan orang mudik, harus menunjukan surat keterangan sehat, dan yang masuk dalam pengecualian mudik, seperti perjalanan dinas dengan menunjukan surat dinas, kunjungan orang sakit harus menunjukan suratnya, dan kunjungan duka harus perlihatkan foto, selain itu tidak boleh,” katanya.

Baca juga: Antisipasi Pelaku Perjalanan yang Masuk di Malinau Lewat Darat, Satgas Covid-19 Siapkan Dua Posko

Ditanyakan mengenai jumlah armada dan rute, pihaknya mengaku masih berjalan dengan normal.

Dengan mengoperasikan delapan unit bus, yang melayani empat rute, yakni Tanjung Selor-Tana Tidung, Tanjung Selor-Berau, Tanjung Selor-Malinau dan Malinau-Selang.

Baca juga: Harga Cabai di Bulungan Tiba-tiba Naik Rp 110 Ribu Perkilo, Pedagang Ngaku Tetap Laku

“Untuk saat ini masih normal, ada delapan unit dan rute kita masih sama, tidak ada perubahan,” tuturnya.

Meskipun masih tetap beroperasi, pihaknya mengaku akan mengikuti aturan resmi dari pemerintah apabila dilarang untuk beroperasi sama sekali.

“Saat ini kan masih pengetatan, tapi kalau sudah ada aturan tidak boleh sama sekali beroperasi ya kita akan ikuti,” katanya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved