Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Kabupaten Nunukan Masih Zona Oranye, Kemungkinan Salat Idul Fitri di Rumah

Pelaksanaan salat Idul Fitri (Id) 1442 Hijriah (H) tidak dianjurkan di masjid untuk wilayah yang berstatus zona merah dan oranye.

Penulis: Febrianus Felis
Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, M Saleh. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah  tidak dianjurkan di masjid untuk wilayah yang berstatus zona merah dan oranye.

Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Agama RI nomor 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri tahun 1442 Hijriah/ 2021 di Saat Pandemi Covid-19.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan M Saleh mengatakan, pihaknya sampai sekarang belum memutuskan pelaksanaan salat Id 1442 H bersama pemerintah daerah.

Meski begitu, bilamana penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nunukan sampai pada rapat keputusan nanti masih bertahan dalam zona oranye, maka salat Id tidak dianjurkan di masjid.

"Hari Senin depan baru kami rapatkan soal pelaksanaan salat Id bersama Pemda. Siapa tau zonanya dalam waktu dekat berubah, maka salat Id boleh dilakukan di masjid. Tapi, kalau masih oranye, maka tidak dibolehkan. Karena SE Menteri Agama sudah berbunyi demikian," kata M Saleh kepada TribunKaltara.com, Jumat (07/05/2021).

Baca juga: Viral Cerita Pemudik Makan Nasi Ayam Goreng dan Teh Tawar Ditagih Rp 250 Ribu, Begini Keluhnya

Menurutnya, dalam agama Islam, misi penyelamatan manusia itu paling utama dibanding soal ibadah.

Saleh juga mengaku, salat Id itu hukumnya sunnah. Sehingga tidak wajib untuk dilakukan.

"Salad Id itu hukumnya sunnah. Hari raya Idul Fitri tahun kemarin (2020) dilakukan di rumah juga. Dalam agama Islam itu misi penyelamatan manusia itu hukumnya wajib. Baru masalah ibadah," ucapnya.

Saleh menuturkan, bilamana keputusan salat Id dibolehkan untuk dilakukan di masjid, maka ada sejumlah hal yang harus diperhatikan.

Jemaah yang hadir di masjid tidak melebihi 50 persen dari kapasitas masjid. Sehingga memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah.

Baca juga: Hari Kedua Larangan Mudik, Speedboat di Pelabuhan Liem Hie Djung Tetap Beroperasi, Penumpang Sepi

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved