Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Momen Hari Palang Merah Sedunia, PMI Tarakan Bagi 50 Sembako Kepada Penggali Kubur dan Marbut Masjid

Momen Hari Palang Merah Sedunia, PMI Tarakan bagi 50 sembako kepada penggali kubur dan marbut Masjid.

TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
PLT PMI Kota Tarakan, Hamid Amren saat memberikan parcel kepada salah penggali kubur di Kota Tarakan, Sabtu (8/5/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Momen Hari Palang Merah Sedunia, PMI Tarakan bagi 50 sembako kepada penggali kubur dan marbut Masjid.

Momen Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2021 yang jatuh 8 Mei hari ini turut diperingati Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan.

Salah satu rangkaian acaranya pada Sabtu (8/5/2021) hari ini, PMI Kota Tarakan membagikan 50 paket sembako kepada 50 warga Kota Tarakan yang berprofesi sebagai penggali kubur.

Baca juga: H-5 Idul Fitri 1442 H, Harga Ayam di Tarakan Normal, Cabai Lokal Seharga Rp 130 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Sidak Pasar Jelang Idul Fitri 1442 H, Walikota Tarakan Cegah Munculnya Spekulan Pemain Harga Barang

Baca juga: Sidak di Pasar Gusher,  Walikota Tarakan Khairul Melihat Harga Stabil:  Ada Kenaikan Rp 10 ribu 

Dikatakan PLT PMI Kota Tarakan, Hamid Amren yang baru saja ditunjuk pada menggantikan almarhum Dr. Muhammad Yunus Abbas, sebelumnya PMI sudah membagikan sekitar 50 paket sembako yang dikemas dalam bentuk parcel untuk marbut masjid.

"Jadi memang dalam rangka memperingati Hari PMI Internasional hari ini, tema kita, 'Satu Hari Satu Kebaikan'. Kita ingin menyentuh yang kurang tersentuh. Sehingga kita prioritas kepada penggali kubur," ungkap Hamid Amren.

Ia melanjutkan, karena pandemi, 50 orang yang diundang tidak datang serentak. Mereka harus mengikuti protap selama masa pandemi Covid-19.

" Kami mengundang penggali kubur secara bergelombang. Tidak sekaligus datang karena kondisi pandemi. Mereka harus melalui protapnya," urai Hamid Amren.

Selain diperiksa kesehatan, PMI juga menyediakan layanan konseling. Kemudian bagi mereka yang butuh pengobatan, akan diberikan pengobatan.

"Setelah itu, kemudian diberikan parcel sembako. Mudahan bisa dimanfaatkan," urai pria yang saat ini juga menjabat sebagai Sekkot Tarakan.

Lebih lanjut Hamid mengatakan, sebenarnya sudah ada sekitar 1.200 paketan parcel yang didistribusikan selama masa pandemi Covid-19. Itu dimulai sejak awal masuk ke Tarakan. PMI bersama relawannya sigap memberikan bantuan dan mendistribusikan ke wilayah terdampak.

Halaman
12
Penulis: Andi Pausiah
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved