Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H, DAMRI Hentikan Rute Tanjung Selor Kaltara - Berau Kaltim

Larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H, DAMRI hentikan rute Tanjung Selor Kaltara - Berau Kaltim.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Suasana Pool Bus Damri Tanjung Selor ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H, DAMRI hentikan rute Tanjung Selor Kaltara - Berau Kaltim.

Setelah sebelumnya masih melayani penumpang di hari pertama larangan mudik lebaran 2021.

Kini, Damri Tanjung Selor memutuskan untuk menghentikan operasional Damri rute Tanjung Selor-Berau, selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H, Bandara Tanjung Harapan Bulungan Terlihat Sepi Penumpang

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 27 Ramadan 1442 H atau Minggu 9 Mei 2021

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Magrib di Bulungan pada 26 Ramadan 1442 Hijriah atau Sabtu 8 Mei 2021

Menurut General Manager, Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati, keputusan ini diambil setelah mengikuti keputusan Surat Edaran Satgas Covid-19 No.13/2021, dan Permenhub No.13/2021, dan anjuran dari Dishub Kaltara.

Ditambah rute Tanjung Selor-Berau, adalah satu-satunya rute, yang melewati batas antar provinsi Kaltim-Kaltara.

“Iya kami hentikan sementara, sesuai SE Satgas Covid No 13/2021 dan Permenhub No 13/2021, dan anjuran dari pihak Dishub,” ujar General Manager Damri Tanjung Selor, Tri Wijono Djati, Minggu (9/4/2021).

Pihaknya mengatakan penghentian sementara ini dilakukan, selama masa larangan mudik berlangsung.

“Kami hentikan sementara sampai tanggal 17 Mei nanti,” katanya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Bulungan 25 Ramadan 1442 H atau Jumat 7 Mei 2021

Baca juga: Saat Bupati Bulungan Syarwani Tinjau Pasar Induk, Asosiasi Pedagang Ungkapkan Ini

Baca juga: Harga Cabai di Bulungan Tiba-tiba Naik Rp 110 Ribu Perkilo, Pedagang Ngaku Tetap Laku

Adapun untuk rute lainnya, seperti Tanjung Selor-KTT, Tanjung Selor-Malinau dan Malinau-Selang, Tri Wijono Djati melanjutkan, masih beroperasi sesuai dengan aturan larangan mudik yang berlaku.

Yakni khusus bagi angkutan barang, obat-obatan dan alat kesehatan, serta bagi pelaku perjalanan yang dikecualikan, seperti perjalanan dinas, kunjungan sakit atau kedukaan, dan kunjungan ibu hamil.

“Untuk yang lainnya masih berlaku, tetapi hanya untuk angkut barang, obat-obatan, dan penumpang yang dikecualikan, dengan surat yang lengkap,” tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved