Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Pandemi Covid-19, Ketupat Acil Sari Lari Manis Habiskan 1,3 Ton Beras, Dibantu Tiga Anaknya

Silaturahmi lebaran dimulai dari keluarga juga ke tentangga, relasi dan warga juga merapat ke tempat pembuatan ketupat khas Acil Sari.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
KETUPAT LEBARAN-Acil Sari dibantu anak anak, dan keluarga juga kerabat membuat ketupat  khas momen lebaran,didapur Pondok Ketupat Jalan Pangeran Antasari Kota Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (15/5/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM,SAMARINDA-Silaturahmi lebaran dimulai dari keluarga juga ke tentangga, relasi dan warga juga merapat ke tempat pembuatan ketupat khas Acil Sari di Pondok Ketupat Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu(15/5/2021).

Acil Sari tetap semangat ditemani ketiga anak, anaknya diantaranya Fitri dan kedua anak laki lakinya yang berusia dewasa.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 15 Mei 2021, BMKG: Tarakan Diprediksi Hujan Ringan pada Siang dan Malam Hari

Kesibukan wanita paruh baya Acil Sari sesekali ke warung depan melayani pengunjung warung nasi kuning soto banjar dan ketupat.Kemudian kembali ke dapur berada di belakang warung sekaligus rumahnya.

Rumahh Acil Sari bersampingam dengan keluarga yang usahanya serupa menjual ketupat.

Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Cuaca Sabtu 15 Mei 2021, Waspada Lumbis Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

"Tahun ini membuat ketupat sampai menghabiskan 1 ton 300 kilogram beras. Pesanan mulai ramai di ahir Ramadan sekitar sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Bisa kerja dari pagi ketemu pagi lagi bergantian. Sedikit tidur demi meraup rezeki.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sabtu 15 Mei 2021, 24 Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Acil Sari menjual ketupat dengan harga termurah mulai  12.500 smpai 15.000 setiap hari tak hanya di bulan Ramadan dan lebaran.

"Saya bersyukur tahun ini bisa meraih rezeki 90 persen, meningkat dari rezeki tahun lalu 50 persen.Tapi tahun ini pak Gubernur Kaltim tak memesan ketupat melalui kepala dinasnya. Karena ada imbauan larangan open house. Semoga semua sehat walafiat pandemi corona lenyap,"ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved