Breaking News:

Berita Tanjung Selor Terkini

Sungai Kayan Naik 6,5 Meter, Belasan Rumah di Wilayah Bulu Perindu Tanjung Selor Terendam

Permukaan air Sungai Kayan di Tanjung Selor naik di ketinggian 3 Meter. Kondisi disebabkan kiriman air dari wilayah hulu sungai.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO / BPBD Bulungan
Ketinggian Air Sungai Kayan terpantau dari Dermaga Pelabuhan VIP Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Permukaan air Sungai Kayan di Tanjung Selor naik di ketinggian 3 Meter.

Kondisi ini disebabkan kiriman air dari wilayah hulu sungai, di mana di Desa Long Bia, Kecamatan Peso, ketinggian air Sungai Kayan sempat menyentuh angka 6,5 Meter pada pagi hari.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Bulungan, Ali Fatokah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Lestarikan Tradisi Ayaman Tikar Daun Pandan di Kabupaten Tana Tidung, Warga Diberikan Pelatihan

“Memang tadi pagi air dari hulu sempat naik di 6,5 Meter, karena wilayah hulu itu hujan. Tapi sekarang sudah turun di 5,5 Meter, dan yang tadi pagi itu yang puncaknya sekarang sudah turun,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bulungan, Ali Fatokah.

Naiknya permukaan air Sungai Kayan di wilayah Tanjung Selor, menyebabkan wilayah Bulu Perindu, di Kelurahan Tanjung Selor Hilir, terendam luapan Sungai Kayan.

Baca juga: Bantu Angkat Barang, Seorang Napi Narkoba Kabur dari Lapas Nunukan, Begini Ciri-cirinya 

Luapan air Sungai Kayan ini terjadi sejak pukul 9 Pagi, dan merendam belasan rumah di wilayah RT 17, Bulu Perindu.

Menurut Ali Fatokah, hingga saat ini ketinggian air di wilayah Bulu Perindu, mulai berangsur surut, dan ketinggian air terpantau setinggi betis orang dewasa.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sabtu 15 Mei 2021, 24 Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

“Untuk di Tanjung Selor hanya di Bulu Perindu saja, itu sejak Jam 9 Pagi terendam, dan sekarang mulai surut, sekarang kurang lebih sebetis,” terangnya.

Lebih lanjut Ali Fatokah menjelaskan, kondisi di wilayah Bulu Perindu akan surut sepenuhnya, apabila tidak terjadi kondisi air pasang laut.

“Sudah mulai surut, kami prediksi ini akan surut semua kalau tidak ada air pasang, dan sekarang tidak ada pasang,” terangnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved