Berita Papua Terkini

Akhirnya Terkuak Sumber Senjata yang Dipakai KKB Papua Lamek Taplo Serang TNI saat Mobilnya Mogok

Akhirnya terkuak sumber senjata api yang dipakai KKB Papua Lamek Taplo serang TNI saat mobil yang ditumpangi tengah mogok.

Editor: Amiruddin
Kolase TribunKaltara.com / KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA dan Facebook TPNPB
ILUSTRASI TNI dan KKB Papua. (Kolase TribunKaltara.com / KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA dan Facebook TPNPB) 

TRIBUNKALTARA.COM - Akhirnya terkuak sumber senjata api yang dipakai KKB Papua Lamek Taplo serang TNI saat mobil yang ditumpangi tengah mogok.

Beberapa pekan terakhir aksi brutal KKB Papua semakin meresahkan.

Teranyar, KKB Papua yang diduga kuat pimpinan Lamek Taplo menembaki prajurit TNI saat mobil yang ditumpangi prajurit TNi tersebut tengah mogok.

Tepatnya di Distrik Serembakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (18/5/2021) malam.

Saat kontak tembak tersebut, empat prajurit TNI terluka hingga harus dirawat di rumah sakit.

Belakangan akhirnya terkuak sumber senjata yang dipakai KKB Lamek Taplo tersebut untuk menyerang prajurit TNI.

Baca juga: Diduga Jual Sejata dan Amunisi ke KKB Papua, Oknum Polisi dan TNI di Ambon Kini Terancam Dibui

Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan mengungkapkan asal dari senjata api dan amunisi yang saat ini dimiliki Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) pimpinan Lamek Taplo.

Brigjen Izak menuturkan KKB memperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019 lalu.

"Memang benar senpi yang dimiliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17 yang membawa 12 prajurit TNI," kata Izak Pangemanan kepada Antara di Jayapura, Jumat (21/5/2021).

Dia mengakui jenazah crew dan helikopter MI17 ditemukan dan dievakuasi pada Pebruari 2020 lalu dan senpi itulah yang digunakan kelompok tersebut saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam.

Penembakan terhadap anggota yang mengendarai mobil tiba-tiba mogok di ujung jembatan hingga menyebabkan empat personel terluka.

"Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok sehingga beberapa turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil namun tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak, " jelas Izak.

Dia menambahkan luka tembak keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal karena yang menjadi korban adalah mereka yang saat itu posisinya sedang mendorong mobil hingga kena kaki.

Baca juga: Terus Lakukan Pengejaran, Polisi Anak Buah Listyo Sigit Ungkap Kendala Menumpas Teroris KKB Papua

"Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura, " jelas Brigjen TNI Izak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved