Breaking News:

Banjir di Nunukan

Banjir Genangi 8 Desa di Kabupaten Nunukan, 1.568 Jiwa Warga Pilih Bertahan, Inilah 8 Desa Terdampak

Banjir menggenangi 8 desa, wilayah Kecamatan Sebakung, Kabupaten Nunukan sejak Selasa (25/5/2021).Sedikitnya 1.568 jiwa warga terdampak pilih bertahan

Editor: Sumarsono
HO/BNPB
Banjir menggenangi 8 desa, wilayah Kecamatan Sebakung, Kabupaten Nunukan sejak Selasa (25/5/2021). Sedikitnya 1.568 jiwa warga terdampak, namun memilih bertahan di rumah. 

TRIBUNKALTARA, NUNUKAN – Banjir menggenangi 8 desa, wilayah Kecamatan Sebakung, Kabupaten Nunukan sejak Selasa (25/5/2021). Sedikitnya 1.568 jiwa warga terdampak, namun memilih bertahan di rumah.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis (27/5/2021) sore banjir belum juga surut.

“Hingga hari ini, Kamis (27/5), pukul 18.00 WIB. Banjir yang sudah berlangsung tiga hari ini masih menggenangi beberapa Kawasan di Nunukan,” kata Dr Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siara persnya kepada Tribunnews.com.

BPBD Kabupaten Nunukan menginformasikan wilayahnya masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada malam hari.

Baca juga: BPBD Kabupaten Berau Masih Mendata Kerugian Pasca Banjir di 4 Kecamatan

Baca juga: Belajar dari Bencana Malinau, BPBD Minta Potensi Banjir Segera Dilaporkan, Waspada Cuaca Ekstrem

Baca juga: Selesai Banjir, Lagi Desa Long Pujungan Malinau Ditimpa Musibah, Belasan Bangunan Hangus Dilalap Api

Sedangkan ketinggian genangan, BPBD masih mengidentifikasi ketinggian muka air antara 50 hingga 120 cm di beberapa wilayah.

“Genangan masih ada meskipun cuaca cerah berawan pada hari ini (kemarin),” ujarnya. 

Banjir menggenangi 8 desa, wilayah Kecamatan Sebakung, Kabupaten Nunukan sejak Selasa (25/5/2021, sedikitnya 1.568 jiwa warga terdampak.
Banjir menggenangi 8 desa, wilayah Kecamatan Sebakung, Kabupaten Nunukan sejak Selasa (25/5/2021, sedikitnya 1.568 jiwa warga terdampak. (HO/BNPB)

Menyikapi potensi hujan, BPBD Kabupaten Nunukan dan komponen pemerintah, TNI, Polri serta dan masyarakat berkomitmen untuk melakukan pemantauan.

Pihaknya bersama pemerintah kecamatan, polsek, koramil, pemerintah desa, kampung siaga bencana, desa tangguh bencana beserta sukarelawan terus melakukan pendataan dan imbauan kepada warga untuk selalu siap siaga menghadapi banjir.

Banjir masih menggenangi beberapa desa di Kecamatan Sembakung. Kedelapan desa terdampak antara lain Desa Butas Bagu, Labuk, Pagar, Tujung, Manuk Bungkul, Atap, Lubakan dan Tugul.

Dari sejumlah desa terdampak, BPBD mencatat 440 KK atau 1.568 jiwa terdampak. Namun demikian, tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir ini. Mereka bertahan di rumah masing-masing.

Sebanyak 8 desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) terendam banjir sejak 8 Januari lalu. (HO/ BPBD Nunukan)
Sebanyak 8 desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) terendam banjir sejak 8 Januari lalu. (HO/ BPBD Nunukan) (HO/ BPBD Nunukan)

Banjir yang masih terjadi ini dipicu oleh luapan debit air sungai yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Sembakung.

Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir yang terjadi sejak Selasa lalu (25/5), pukul 18.00 WIB. (*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved