Berita Malinau Terkini

Hasil Galang Dana Terkumpul Rp13 Juta, PMI Malinau akan Belikan Kebutuhan Korban Banjir

Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kabupaten Malinau telah mengumpulkan belasan juta rupiah untuk korban bencana banjir di Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Relawan PMI Malinau menggalang donasi di Perempatan jalan untuk korban bencana banjir yang terjadi beberapa pekan lalu di Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

Belasan Juta Donasi Terkumpul, PMI Malinau Konversi Bantuan Uang Tunai untuk Kebutuhan Dasar Korban Banjir

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kabupaten Malinau telah mengumpulkan belasan juta rupiah untuk korban bencana banjir di Malinau.

Sejak pekan pertama 2 kejadian bencana di Malinau, yakni pada 16 dan 20 Mei 2021, PMI Malinau telah menggalang donasi.

Bantuan diperoleh dari masyarakat, organisasi tanggap kebencanaan dan sejumlah organisasi non pemerintah (NGO) di Kabupaten Malinau.

Baca juga: PMI Malinau Galang Donasi Terkumpul Belasan Juta, Salurkan Paket Bantuan kepada Korban Banjir

Baca juga: Permintaan Darah Selama Ramadan Meningkat Drastis, PMI Tarakan Catat Sebanyak 1.050 Kantong Sebulan

Kepala Markas PMI Malinau, Marcos Wildy Samel menjelaskan, selain bantuan kebutuhan pokok, PMI juga berhasil mengumpulkan sumbangan berbentuk uang tunai.

"Penggalangan donasi hingga hari ini berjumlah Rp 10 juta ditambah Rp 2,5 juta dari Osis SMPN 1. Jadi totalnya sekira Rp 13 juta rupiah," ujarnya saat dikonfirmasi TribunKaltara.com melalui sambungan telepon, Minggu (30/5/2021).

Anggota Palang Merah Indonesia Cabang Malinau menggalang donasi di Perempatan Desa Malinau Hulu Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu.
Anggota Palang Merah Indonesia Cabang Malinau menggalang donasi di Perempatan Desa Malinau Hulu Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

Marcos menyampaikan, sumbangan berbentuk uang tunai tersebut nantinya akan dibelanjakan. Dikonversi untuk kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan korban.

Hal ini bertujuan untuk efisiensi penyaluran bantuan. Seperti bantuan untuk kebutuhan bayi dan balita yang dinilainya sangat dibutuhkan hingga saat ini.

Baca juga: Bantu Korban Banjir, PMI Berau Salurkan Air Bersih hingga Pengobatan Gratis

"Sumbangan uang tunai ini nanti kita belanjakan. Contohnya, kebutuhan untuk bayi dan balita, seperti popok, susu atau makanan bayi. Ini masih akan kami bahas, supaya peruntukannya tepat," katanya.

Dikabarkan, bantuan dari PMI Kota Tarakan juga akan disalurkan kepada korban banjir di Malinau pada hari ini.

Marcos mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apa saja jenis sumbangan yang diperoleh dari wilayah lain yang prihatin terhadap bencana banjir tersebut.

"Informasinya, akan ada penyaluran bantuan dari PMI Kota Tarakan. Jenis bantuan belum bisa kami pastikan. Kalau uang tunai, kemungkinan sama. Kita belanjaka untuk kebutuhan lain yang paling dibutuhkan korban," katanya.

Baca juga: Video Syur Gadis Remaja Beredar di Tasikmalaya, Tawarkan Diri Rp 200 Ribu, Pelaku Diamankan Polisi

Diwawancarai terpisah, Kepala Desa Paking, Kecamatan Mentarang, Karbheyanto Padan mengatakan selain bahan pokok, pemeriksaan kesehatan dinilai sangat dibutuhkan korban.

"Selain Sembako, pemeriksaan kesehatan untuk korban pasca banjir sangat dibutuhkan. Karenanya jika ada kejadian banjir, kami harap bantuan obat-obatan juga diprioritaskan," ujarnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved