Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Viral di Medsos ada Sinyal Minta Bantuan di Loa Ranten, Ini Penjelasan Unit Siaga SAR Samarinda

Viral di Medsos ada sinyal minta bantuan di Loa Ranten Kukar, ini penjelasan Unit Siaga SAR Samarinda.

Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Relawan dan Polsek Loa Janan
TNI-Polri beserta relawan saat melakukan pengecekan titik koordinat tanda SOS dengan simbol hijau yang muncul di Google Maps, Minggu (30/5/2021) hari ini. HO/ Relawan dan Polsek Loa Janan 

Lalu apa yang dipancarkan dari sinyal-sinyal kapal yang sering terjadi di Samarinda?. Riqi Effendi menjawab bahwa setelah 14 Oktober 2020 lalu usai kegiatan sosialiasi deteksi dini bagi seluruh penggiat pelayaran di Samarinda

Sistem deteksi dini bisa memberikan informasi titik lokasi kejadian perairan dengan cepat, apabila terjadi kecelakaan saat berlayar.

Melalui alat deteksi dini pada kapal Automatic Identification System (AIS) dan EPIRB (Emergency Positioning Indicating Radio Beacon). 

Namun terkadang pihak kapal tak mengerti fungsi dari alat tersebut.

"Tetapi dari kesalahan peralatan, kesalahan personalnya, kadang kepencet atau batereinya rusak," ujarnya.

Baca juga: Nama Ketua DPW PPP Kaltara Belum Disepakati, Darmadi Sebut Proses Pemilihan Sampai 3 Pekan Kedepan

Baca juga: Pengakuan Irma Suryatin saat Melahirkan, Merasa Ditemani Sapri Pantun, Ditegur Langsung Hilang

Baca juga: Rumah Bangsalan di Kota Samarinda Hangus Terbakar, 26 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Bertanya apakah ada sanksi tegas ketika memancarkan sinyal SOS dengan sengaja atau pun tak sengaja memencet alat AIS dan EPIRB, yang notabene terpantau terminal Basarna Pusat, hingga ke negara tetangga (Singapura dan Australia).

Riqi Effendi menyampaikan sebenarnya sanksi tersebut juga sudah ada, namun terganjal personal yang belum secara menyeluruh mengetahui fungsi alat pemancar SOS.

"Ada sanksinya, yakni denda Rp 1 Miliar sampai Rp 2 Miliar karena dengan sengaja memencet. Cuman, untuk menerapkan hal tersebut agak susah karena yang melakukan juga tidak mengerti (fungsi) alat itu," pungkasnya.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved