Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kepala Sekolah Mangkir Kerja, Sekkot Tarakan Serahkan ke Dinas Pendidikan untuk Diproses

Terkait seorang pegawai di salah satu SD di bawah naungan Disdik Kota Tarakan, Sekretaris Pemkot Tarakan Hamid Amren

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Sekkot Tarakan, Hamid Amren 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Terkait seorang pegawai di salah satu SD di bawah naungan Disdik Kota Tarakan, Sekretaris Pemkot Tarakan Hamid Amren menegaskan akan ada sanksi bagi yamg bersangkutan jika masih belum menunaikan kewajibannya.

Dibeberkan Hamid Amreen, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Disdik Kota Tarakan, tercatat tiga kali sudah pihak Disdik melakukan pemanggilan terhadap LH (nama diinisialkan) yang tercatat sebagai salah seorang pegawai dan menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu SD Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan.

"Saya dapat info dari Disdik, yang bersangkutan sudah tiga kali dipanggil, namuntidak datang," ujar Hamid Amren.

Baca juga: Diduga Lakukan Penyelewengan Dana, Seorang Pegawai Mangkir, Tajuddin Tegaskan Tak Ada Kaitannya

Baca juga: Penyelewengan Dana Otsus Papua Rugikan Negara Rp 1,8 Triliun, Mahfud MD Kumpulkan Penegak Hukum

Ia melanjutkan, menghilangnya LH dan dianggap mangkir dari tugas sejak 2020 lalu. Sehingga ini berdampak pada tugasnya sebagai seorang kepala sekolah. Untuk sementara, dari Disdik Tarakan sudah menunjuk PLT sementara.

Secara kelembagaan pula, lanjut Hamid Amren, pihaknya meminta Disdik Tarakan untuk memproses yang bersangkutan sesuai hukuman disiplin PP Nomor 53 Tahun 2021.

Baca juga: Kejari PPU Tak Hadir Sidang Pra Peradilan Tersangka Penyelewengan Dana Pilkada 2018, Ini Alasan

Saat ini pihaknya masih menyerahkan kepada Disdik Tarakan yang memiliki kewenangan melakukan pembinaan kepada pegawainya.

" Kita tunggu diproses Disdik dulu. Sesuai tingkat kesalahannya nanti akan kena hukdis," ujarnya.

Cita Citata tiba di kantor KPK guna diperiksa soal kasus korupsi dana bansos Covid-19, pada Jumat (26/3/2021).
Cita Citata tiba di kantor KPK guna diperiksa soal kasus korupsi dana bansos Covid-19, pada Jumat (26/3/2021). (Capture YouTube KH Infotainment)

Sampai minggu pertama Juni 2021, LH beklum juga muncul dan dinyatakan menghilang. Hamid Amreen juga tak bisa memastikan apakah LH masih di Tarakan atau sudah pergi keluar Tarakan.

" Masih dicari tahu. Kalau sebab menghilangnya, informasi saya peroleh itu karena yang bersangkutan ada urusan pribadi dan mungkin dia dicari orang," jelasnya.

Baca juga: Tiga Pegawai PDAM Tarakan Terlibat Dugaan Korupsi, Dirut Iwan Setiawan: Itu Sebelum Saya Menjabat

Namun ini berdampak terhadap kewajibannya yang sebagai salah seorang pegawai. Sehingga sanksinya mengacu pada PP Nomor 53 tentang Hukuman Disiplin Pegawai.
Ia melanjutkan, sebelum dilaporkan ke BKPSDM dan Inspektorat, Disdik memiliki kewenangan menyelesaikan kasus tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved