Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Arab Saudi Tetapkan Kuota Haji Hanya 60 Ribu, Kerajaan Pastikan tak Terima Jemaah dari Negara Lain

Arab Saudi tetapkan kuota haji hanya 60 ribu, kerajaan pastikan tak terima jemaah dari negara lain.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Ilustrasi - Perbedaan situasi musim haji di Arab Saudi sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTARA.COM - Arab Saudi tetapkan kuota haji hanya 60 ribu, kerajaan pastikan tak terima jemaah dari negara lain.

Sirna sudah harapan jemaah haji Indonesia, maupun dari negara lain di dunia untuk melaksanakan ibadah haji di Makkah al-Mukarramah.

Pasalnya,, Kerajaan Arab Saudi telah memastikan kuota haji tahun 2021 ini hanya sebanyak 60 ribu orang jemaah haji.

Kuota 60 ribu orang jemaah haji itupun, hanya terdiri dari warga negara Arab Saudi dan warga asing ( ekspatriat) yang saat ini tinggal di Arab Saudi

Demikianlah skema haji 1442 H/2021 M yang telah ditetapkan dan diumumkan, oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi

Baca juga: RESMI, Menag Umumkan Arab Saudi Berikan Kuota Haji untuk Domestik dan Warga Asing Ekspatriat

Baca juga: Kalimantan Utara Segera Miliki Asrama Haji Transit, Mulai Dibangun Tahun Depan di Kota Tarakan

"Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja. Dengan menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda. Sebagaimana Pemerintah RI, keselamatan dan keamanan jemaah, selalu menjadi pertimbangan utama," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu (12/6/2021).

"Jumlah kuota ditetapkan 60 ribu, ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu," sambungnya.

Menag mengapresiasi Kerajaan Saudi Arabia yang akhirnya menyampaikan keputusan resmi terkait penyelenggaraan haji 2021.

Keputusan ini menjadi pedoman yang jelas bagi umat muslim seluruh dunia, tidak hanya Indonesia, dalam konteks penyelenggaraan haji 1442 H.

"Keputusan ini menunjukkan Saudi menomorsatukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jemaah. Dengan pembatasan ini, maka protokol kesehatan akan tetap bisa berjalan dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi penularan wabah dengan jumlah yang masif," jelas Gus Yaqut, sapaan akrab Menag.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved