Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Arab Saudi Tetapkan Kuota Haji Hanya 60 Ribu, Kerajaan Pastikan tak Terima Jemaah dari Negara Lain

Arab Saudi tetapkan kuota haji hanya 60 ribu, kerajaan pastikan tak terima jemaah dari negara lain.

Editor: M Purnomo Susanto
KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Ilustrasi - Perbedaan situasi musim haji di Arab Saudi sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. 

Menag berharap, keputusan ini juga mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

"Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jemaah. Diharapkan masyarakat untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid segera tertangani sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi kita sudah siap," ujarnya.

Menag mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari peristiwa ini. Calon jemaah haji diharapkan tetap bersabar dan tawakal.

"Mari sama-sama berdoa semoga pandemi segera berlalu. Ibadah haji tahun depan bisa berjalan dengan normal dan tenang kembali. Innallaha ma’ana," harap Menag.

Baca juga: Batal Berangkat Jemaah Haji Boleh Ambil Setoran, Kepala Kemenag Malinau Anjurkan Tidak Tarik BPIH

"Kita sekarang akan fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H. Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan Pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji jika tahun 2022 ibadah haji dibuka kembali," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Arab Saudi Putuskan Haji 2021 Hanya untuk Domestik Sebanyak 60 Ribu Jemaah, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/12/breaking-news-arab-saudi-putuskan-haji-2021-hanya-untuk-domestik-sebanyak-60-ribu-jemaah.

Boleh Tarik Setoran Haji

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi mengumumkan pembatalan Keberangkatan jemaah haji 1442 hijriah.

Hal tersebut dijabarkan dalam Surat Keputusan Kementerian Agama RI Nomor 660/2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Ishak mengatakan pembatalan dikarenakan pertimbangan potensi penyebaran virus corona.

Baca juga: Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji di Balikpapan Banyak Ajukan Refund Dana, Ini Alasannya

Baca juga: Tampik Isu Hoax di Masyarakat, Kemenag Tarakan Pastikan Uang Jemaah Haji Aman & Tak Disalahgunakan

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved