Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Walikota Samarinda Datang, Warga Pelita 4 Keluhkan Air Besih, Andi Harun Janji akan Membantu  

Krisis air bersih terjadi lagi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kali ini di Kota Samarida, tepatnya Kawasan Pelita 4, Kecamatan Sambutan

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO
Walikota Samarinda Andi Harun, saat menemui warga yang keluhkan air bersih di Kawasan Pelita 4, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kaliamantan Timur (Kaltim), Jumat (11/6/2021) malam. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Krisis air bersih terjadi lagi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kali ini di Kota Samarida, tepatnya Kawasan Pelita 4, Kecamatan Sambutan.

Krisis air bersih ini terungkap, saat Walikota Samarinda Andi Harun melakukan pertemuan dengan warga di daerah tersebut. 

Warga Kawasan Pelita 4 Kecamatan Sambutan mengeluhkan, air bersih di daerahnya.   

Baca juga: Krisis Air, Warga Kerok Laut Kabupaten PPU Antre Air Bersih, Dijatah 2 Sampai 4 Jerigen 

Baca juga: Intake Sungai Buaya Bulungan Dangkal, PDAM Danum Benuanta Tanjung Selor Bagikan Air Bersih Gratis

Mendengar ini Andi Harun mengakui selama Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih, belum terselesaikan maka tidak mungkin ada air bersih di daerah Kecamatan Sambutan.

Kendati itu, AH mengaku bahwa dirinya tulus membantu dan menolong seluruh warga Kota Tepian julukan Kota Samarinda, terkhusus warga Sambutan yang mengalami keluhan air bersih.

Baca juga: Pengaruhi Air Bersih, Masyarakat Adat Minta Pemerintah Seriusi Isu Kerusakan Lingkungan di Malinau

"Untuk apa saya datang jauh-jauh hari, dan bersumpah kalau kami tidak tulus kepada bapak dan ibu semua.

Itu sebabnya saya mengajak untuk kita sama-sama pahami keadaan," ungkap orang nomer satu di Kota Samarinda tersebut.

Warga kerok laut  Kabupaten PPU antre pembagian air bersih.
Warga kerok laut Kabupaten PPU antre pembagian air bersih. (TRIBUNKALTIM.CO)

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim tersebut, memberikan solusi yakni dengan melakukan pengiriman tangki tetap air bersih kepada warga yang terdampak.

Hal tersebut pun katanya AH, akan disepakati bersama dengan Perusaan Umum Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda.

"Kalau sudah ada disepakati bersama terus PDAM mengingkari kesepakatan itu. Saya bersaksi dihadapan bapak-ibu semua, direksi ada yang saya berhentikan," tegasnya.

Baca juga: Pasca Banjir, Pemkab Berau Siapkan Air Bersih dan Obat-obatan Bagi Warga

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved