Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Apa Peran Iwan Ratman di Kasus Korupsi SKK Migas Era Rudi Rubiandini? Kini Ditangkap Kejati Kaltim

Apa peran Iwan Ratman di kasus korupsi SKK Migas Era Rudi Rubiandini? Kini ditangkap Kejati Kaltim.

Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Kejati Kaltim
Iwan Ratman (kemeja putih) terlihat saat proses penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Kejati Kaltim kepada penuntut umum pada kejaksaan negeri Kukar. HO/ Kejati Kaltim 

Dalam perkara ini, Rudi Rubiandini dan Deviardi ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK lantaran menerima suap US$ 900 ribu dan SG $ 200.000 dari Komisaris Kernel Oil Pte Ltd, Simon Gunawan Tanjaya. Suap diberikan terkait pemenangan tender minyak di SKK Migas.

Rudi Rubiandini sendiri tercatat bebas pada Minggu, 16 Februari 2020 lalu, setelah dihukum penjara 7 tahun dalam perkara suap dan pencucian uang. Kala itu dia menjabat Kepala SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi).

Rudi memasuki cuti menjelang bebas per-16 Februari 2020. Dia juga harus Wajib lapor di Balai Pemasyarakatan Bandung sampai dengan 16 Mei 2020.

Pada 29 April 2014, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara buat Rudi Rubiandini.

Majelis Hakim menilai Rudi Rubaindini secara sah dan meyakinkan menerima suap, gratifikasi, dan melakukan pidana pencucian uang.

Vonis untuk Rudi Rubiandini lebih ringan dari tuntuan Jaksa KPK yakni 10 tahun bui dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan penjara.

Baca juga: Diduga Korupsi Pengadaan Solar Cell Rp 90,7 Miliar di DPMPTSP Kutim, Kejari Periksa 35 Orang Saksi

Baca juga: Presiden PKS Soroti Narasi Provokatif, Pelemahan Institusi KPK, Pancasila hingga Korupsi Bansos

Kini nama Iwan Ratman yang memiliki segudang prestasi dan digadang dengan 10 tokoh lain pada 2019 silam menjadi Menteri ESDM RI oleh energyworld.co.id, harus menerima kenyataan bahwa menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi seperti koleganya di SKK Migas (Rudi Rubiandini) dan siap di persidangkan.

Iwan Ratman sendiri terjerat kasus dugaan korupsi dugaan tangki timbun saat dia menjabat sebagai Dirut Perusda MGRM

Pria berusia 55 tahun yang menjabat sebagai Dirut Perusda PT MGRM milik Pemkab Kukar kala itu, ditetapkan sebagai tersangka setelah menerima dan diberi kepercayaan mengelola participating interest (PI) 10 persen saham di Blok Mahakam. 

Iwan Ratman diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sejak 2018 sampai dengan 2020 senilai Rp50 miliar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved