Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

BP2MI Nunukan Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Pungli Terhadap PMI

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, minta ke depan aparat penegak hukum menindak tegas pelaku pungutan liar (Pungli).

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO BP2MI Nunukan
Kepala BP2MI Nunukan, Kombes Pol Hotma Victor Sihombing saat memintai keterangan kepada 3 PMI yang diduga mengalami pemerasan oleh oknum PNS dan oknum calo di Krayan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, minta ke depan aparat penegak hukum menindak tegas pelaku pungutan liar (Pungli).

Sebelumnya, BP2MI Nunukan, beber aktivitas Pungli yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, belum lama ini.

Diduga aktivitas Pungli itu dilakukan oknum PNS dan oknum calo terhadap 3 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia.

Baca juga: Oknum PNS di Nunukan Diduga Lakukan Pungli Terhadap PMI dari Malaysia, Berikut Keterangan BP2MI

Baca juga: Dibantu Calo Pulang Lewat Jalur Tikus, Ratusan PMI Non Prosedural Jalani Karantina di Nunukan

Diketahui, ketiganya kembali ke tanah air secara mandiri melalui Lawas, Serawak tembus ke Desa Long Midang, Krayan.

"Bilamana ke depan masih ada kasus seperti itu, saya minta itu harus diproses hukum," kata Kepala BP2MI Nunukan, Kombes Pol Hotma Victor Sihombing kepada TribunKaltara.com, Selasa (15/06/2021), pukul 10.00 Wita.

Oknum PNS yang diduga terlibat Pungli itu berinisial AL. Dia merupakan pegawai di Kantor Kecamatan Krayan.

Baca juga: Kisah Pekerja Migran Indonesia Pulang Lewat Jalur Tikus, TKW dari Malaysia Akui Bayar Calo Demi ini

Sementara itu, oknum calo yang juga terlibat berinisial A.

Namun, sangat disayangkan transaksi antara PMI dengan oknum PNS termasuk oknum calo itu tidak memiliki bukti.

Sebanyak 145 anak Pekerja Migran Indonesia dari Sabah, Malaysia tiba di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (31/12/2020). (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis)
Sebanyak 145 anak Pekerja Migran Indonesia dari Sabah, Malaysia tiba di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (31/12/2020). (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis) (TribunKaltara.com / Febrianus Felis)

Sehingga, petugas hanya sekadar mengingatkan dua oknum yang diduga terlibat Pungli itu.

Viktor menduga kuat, praktik pungli itu sudah berlangsung lama. Sejak awal tahun 2021, PMI yang secara mandiri dari Malaysia kembali ke tanah air melalui Krayan, diperkirakan 100 orang.

Baca juga: Tiba di Nunukan, Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Tes Rapid Antingen, 1 Orang Positif Covid

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved