Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Virus ASF Ancam Peternak Babi, Dinas Pertanian Malinau Kaltara Bakal Batasi Mobilisasi Komoditas

Kendati belum memastikan keberadaan virus ASF di Malinau, Dinas Pertanian Malinau melalui Petugas penyuluh akan memantau kondisi peternakan.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kadis Pertanian Malinau, Afri ST Padan. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kendati belum memastikan keberadaan virus ASF di Malinau, Dinas Pertanian Malinau melalui Petugas penyuluh akan memantau kondisi peternakan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Afri ST Padan mengatakan, karena sangat berdampak bagi usaha ternak, virus African Swine Fever ( ASF ) berpotensi masuk dari wilayah luar.

"Kabarnya di Berau dilaporkan sudah positif ASF. Untuk Malinau belum ada. Ini yang kita waspadai, untuk sementara edaran akan diterbitkan mewaspadai hal ini," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Cara Kafilah Malinau Atasi Kendala Koneksi Internet Selama Gelaran MTQ Tingkat Provinsi Kaltara

Baca juga: 150 Calon Peserta Didik Telah Mendaftar, Panitia SMAN 3 Malinau Beber Kendala Umum PPDB Daring

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Malinau Rabu 16 Juni 2021, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di 6 Kecamatan

Menurutnya, potensi keberadaan virus ASF di Malinau terbuka lebar. Karena, ASF dikategorikan sebagai penyakit yang sangat menular pada babi.

Selain itu, terkait lalu lintas penerimaan ternak dan daging dari luar juga sama.

"Untuk penerimaan ternak dari luar, rencananya akan dibatasi untuk sementara waktu. Dinas Pertanian akan terbitkan aturan soal ini. Karena, Penyakit ini dikategorikan sangat menular pada babi," katanya.

Afri ST Padan menjelaskan selain melalui ternak, virus ASF berpotensi besar menyebar melalui babi liar atau babi hutan.

Dikarenakan, sejumlah wilayah Kecamatan di Malinau berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten tetangga. Menurutnya, virus ASF tidak berbahaya bagi manusia karena tidak bersifat zoonosis. Hanya menular pada babi.

Namun kerugian besar kerap dialami para peternak karena sangat mematikan bagi hewan ternak babi.

"Di sebelah Utara Malinau berbatasan langsung dengan Berau dan Bulungan, sementara di timur berbatasan langsung dengan nunukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved