Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pembangunan Hanggar Skuadron Pesawat Tanpa Awak, Ditarget Selesai Tahun Ini

Pembangunan hanggar skuadron Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Lanud Anang Busra Kota Tarakan masih terus berproses.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Komandan Lanud Anang Busra, Kolonel Pnb Somad 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Pembangunan hanggar skuadron Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Lanud Anang Busra Kota Tarakan masih terus berproses. Pembangunan hanggar skuadron ditargetkan selesai tahun 2021.

Dikatakan Komandan Lanud (Danlanud)Anang Busra Tarakan, Kolonel Pnb Somad, nantinya setelah hanggar skuadron, selanjutnya akan mendatangkan PTTA.

"Termasuk personel yang mengawakinya yang mengoperasionalkannya dan merawatnya juga nantinya kami datangkan," beber Danlanud.

Baca juga: Rekrutmen Prajurit TNI AU Jalur Tamtama, Danlanud Anang Busra Harap Bisa Rekrut Banyak Putra Kaltara

Baca juga: Operasi Indomalphi, Lanud Anang Busra Tarakan Laksanakan Patroli Mandiri Akibat Pandemi Covid-19

Diakuinya, Lanud Anang Busra akan mendesain segala perangkat kebutuhan agar di Kaltara juga memiliki kemampuan dan kekuatan untuk skuadron udara.

"Targetnya tahun ini selesai, mohon doa restunya saja semoga Kaltara semakin aman tidak ada gangguan baik itu perbatasan laut, darat maupun udara," jelas Danlanud.

Baca juga: Soal Ledakan Ranjau Darat, Danlanud Anang Busra Tarakan Kolonel Pnb Somad : Sudah Ditangani Ahlinya

Lebih lanjut dikatakan Kolonel Pnb Somad, untuk luasan hanggar skuadron
bisa menampung maksimum 3 PTTA. Meski secara optimalnya hanya dua pesawat.

Lebih lanjut diungkapkannya, pesawat yang juga dikenal Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini memiliki spesifikasi khusus tidak seperti pesawat biasanya.

Pesawat Alfa 2904 sebelum take off ke Balikpapan melakukan pemantauan dalam misi patroli pengamanan Indomalphy, Kamis (17/6/2021) di Lanud Anang Busra Tarakan
Pesawat Alfa 2904 sebelum take off ke Balikpapan melakukan pemantauan dalam misi patroli pengamanan Indomalphy, Kamis (17/6/2021) di Lanud Anang Busra Tarakan (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

" Jam operasionalnya sesuai dengan kemampuan dengan ketinggian dan jarak tertentu dan yang lebih pentingnya lagi dia bisa melaksanakan patroli udara," beber Kolonel Pnb Somad.

Ia menambahkan, pesawat ini saat melaksanakan operasi atau patroli tak perlu diawaki pilot di dalamnya tetapi dikendalikan dari jauh.

Nantinya lanjut Danlanud, tak akan mengganggu penerbangan sipil. Hal itu dikarenakan jalurnya sudah didesain khusus dan buka menggunakan jalur penerbangan secara umum.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved