Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Penyelundupan 359 Burung ke Pare Pare Gagal! Pelaku Sempat Kelabui Karantina Pertanian Balikpapan

Penyelundupan 359 burung ke Pare Pare gagal! Pelaku sempat kelabui petugas Karantina Pertanian Balikpapan.

HO
Petugas Karantina Pertanian Balikpapan kembali menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ekor burung di Pelabuhan Semayang. 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Penyelundupan 359 burung ke Pare Pare gagal! Pelaku sempat kelabui petugas Karantina Pertanian Balikpapan.

Petugas Karantina Pertanian Balikpapan kembali menggagalkan upaya penyelundupan burung di Pelabuhan Semayang.

Awal mulai kecurigaan adanya penyelundupan berdasarkan informasi dari masyarakat setempat.

Tak lama kemudian, Pejabat Karantina Hewan bersama Kepolisian Semayang bergegas menemui orang.

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Balikpapan Temukan Klaster Minimarket di Graha Indah, 5 Orang Positif 

Baca juga: Stok Darah PMI Balikpapan Terbatas, Plasma Konvalesen Kosong, Penyintas Covid-19 Diminta Donor Darah

Baca juga: Tengah Hamil 3 Bulan, Nathalie Holscher Ngidam Burung Kakaktua, Reaksi Sule Malah Jadi Sorotan

 

Petugas Karantina Pertanian Balikpapan kembali menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ekor burung di Pelabuhan Semayang.
Petugas Karantina Pertanian Balikpapan kembali menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ekor burung di Pelabuhan Semayang. (HO)

Yang berniat mengelabuhi petugas dengan membawa 5 kardus yang dimasukkan ke dalam Gudang Kapal tujuan Pare Pare.

Namun saat akan dilakukan pemeriksaan, gudang yang dimaksud sudah dalam keadaan terkunci.

Sehingga pejabat karantina dan kepolisian semayang berinisiatif untuk tetap memeriksa ke dalam gudang kapal tersebut.

Dengan sigap dan teliti, hasilnya ditemukan satwa liar berupa ratusan burung di dalam kardus dan keranjang buah.

Melihat hal ini, pejabat karantina bersama kepolisian membawa burung tersebut ke kantor karantina wilayah kerja pelabuhan semayang.

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan burung yang gagal diselundupkan ini berjumlah 359 ekor.

Diantaranya terdiri dari burung perkutut, cucak biru, jalak kerbau, beo, lincang, serindit, dan kapas tembak.

"Burung-burung ini akan di bawa ke Pare pare, namun tidak dilengkapi sertifikat kesehatan hewan," kata Subkoordinator substansi pengawasan dan penindakan karantina Pertanian Balikpapan, Endyokta Widoyono.

Berdasarkan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Disebutkan, setiap orang yang akan memasukkan dan atau mengeluarkan media pembawa, wajib melengkapi dengan sertifikat kesehatan dari tempat pengeluaran yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Jadi, burung-burung ini tidak ada dokumen karantinanya dan pemilik tidak melapor ke karantina," tandasnya.

Baca juga: Surat Izin Kadaluarsa, Lomba Burung Kicau di Balikpapan Dibubarkan Polisi

Baca juga: Kisah Gadis di Aceh Selamatkan Burung Tersangkut Pagar Viral, Akui Kasihan karena Kehujanan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved