Breaking News:

Viral di Medsos

Aksi Heroik TNI AL Selamatkan Anak Terombang-ambing di Laut Selama 3 Jam, Terjatuh dari Speedboat

Aksi heroik TNI AL selamatkan anak terombang-ambing di laut selama 3 jam, terjatuh dari speedboat di area tenggelamnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Dok TNI AL
Prajurit TNI AL menyelamatkan seorang anak terombang-ambing di laut, perairan Kepulauan Seribu, Jumat (18/6/2021). (Dok TNI AL) 

TNI AL juga dibantu kapal nelayan lain yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kapal KM Sinar Mas yang terbuat dari kayu membuat para prajurit TNI AL sempat kesulitan memadamkan api.

Alhasil proses pemadaman kapal yang terbakar berlangsung lebih dari tiga jam.

Komandan KRI STS-375 saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"KRI STS-375 berhasil menyelamatkan 27 ABK kapal ikan jenis pukat apung, KM Sinar Mas yang mengalami kebakaran di Laut Natuna Utara namun nahas tiga di antaranya mengalami luka bakar sedang" Ungkap Letkol Laut (P) Tony Priyo menceritakan kronologis kejadiannya.

Panglima Koarmada I, Laksda TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M. mengapresiasi kinerja prajuritnya.

"Tentu kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara kita nelayan pukat apung ini, namun kita juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut." ungkap Pangkoarmada I.

Lebih lanjut Laksda TNI Abdul Rasyid menegaskan bahwa Patroli rutin yang digelar Koarmada I sepanjang tahun, selain dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut juga untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna laut termasuk kegiatan SAR seperti ini.

Baca juga: Benarkah Pasukan Elite TNI AL Denjaka Ikut Dieterjunkan Tumpas KKB Papua? Marinir Beri Penjelasan

"Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah pimpinan TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana dan SAR," kata Pangkoarmada I

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Bangkai kapal ditarik menuju pangkalan TNI AL Ranai guna kepentingan penyelidikan.

Seluruh ABK dievakuasi ke KRI STS-375, dan dibawa ke Rumah sakit di Ranai untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, sebelum kembali ke rumah masing-masing.

(*)

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved