Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Perjalanan Hidup Zainal A Paliwang, Sempat Bertugas di Banda Aceh Saat Konflik, Selamat Karena ini

Perjalanan hidup Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, sempat bertugas di Banda Aceh saat konflik, selamat karena ini.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang saat menerima kunjungan News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, Comercial Director Tribun Network Tjiptyantoro, General Manager Business Tribun Kaltim Erika Oktoviani, dan Manager Tribun Kaltara Sumarsono, bertempat di Ruang Kerja Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (23/6/2021). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Perjalanan hidup Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, sempat bertugas di Banda Aceh saat konflik, selamat karena ini.

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang menuturkan bila sepanjang masa kariernya saat masih di kepolisian, ada satu momen yang sangat membekas hingga saat ini.

Yakni saat dirinya ditugaskan di Banda Aceh pada tahun 1998-2000, dirinya tinggal bersama keluarga di daerah konflik, di masa semangat referendum masih hangat.

Baca juga: Cegah Varian Baru Corona Masuk Kaltara, Gubernur Zainal Arifin Paliwang Beber Langkah Srategis

Baca juga: Ini Pesan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Kepada Bupati Nunukan Asmin Laura Usai Dilantik

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Gubernur Zainal Arifin Paliwang Klaim Stok Pangan di Kaltara Masih Aman

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang saat berbincang dengan News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (23/6/2021) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang saat berbincang dengan News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (23/6/2021) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

 

Menurutnya pada masa itu, ia beserta istri dan anak-anaknya memutuskan untuk tidak melakukan eksodus ke kota yang relatif aman seperti Medan, melainkan memilih untuk tetap tinggal di Banda Aceh.

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui oleh News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, Comercial Director Tribun Network Tjiptyantoro, General Manager Business Tribun Kaltim, Erika Oktoviani dan Manager Tribun Kaltara Sumarsono, di ruang kerja Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (23/6/2021).

“Tahun 1998 sampai 2000 saya bertugas di Banda Aceh, dan waktu itu ada referendum dan memang masa konflik ,” ujar Gubernur Kaltara Zainal Paliwang.

“Waktu teman-teman eksodus, anak dan istri saya tetap di Banda Aceh, tidak saya eksoduskan, tapi saya titip anak dan istri saya ke salah satu tokoh di Banda Aceh,” tuturnya.

Menurut lulusan Akpol 1986 ini, keputusannya untuk menitipkan istri dan anak ke salah satu tokoh di Banda Aceh, tidak terlepas dari gaya kepemimpinannya yang dekat dengan siapa saja.

Sehingga di saat orang lain melakukan eksodus dengan alasan keamanan, keluarga Zainal Paliwang tetap aman lantaran faktor kedekatannya dengan tokoh tersebut, dan prinsipnya dalam hidup untuk tidak memiliki musuh dan berteman dengan siapapun.

“Tidak ada masalah, karena saya tidak punya musuh, dimanapun saya bersaudara,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved