Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Fakta Baru Pengemudi Pajero Aniaya Sopir Truk, Sempat Dikira TNI, hingga Kejanggalan Plat Mobil QH

Berikut fakta baru pengemudi Pajero aniaya sopir truk di Tanjung Priok, Jakarta, sempat dikira TNI hingga kejanggalan plat mobil QH.

Kolase TribunKaltara.com / Instagram / @romansasopirtruck dan TRIBUN JAKARTA GERALD LEONARDO AGUSTINO
Pengemudi Pajero yang aniaya sopir truk kontainer di Tanjung Priok, Jakarta, berhasil ditangkap polisi, Senin (28/6/2021). (Kolase TribunKaltara.com / Instagram / @romansasopirtruck dan TRIBUN JAKARTA GERALD LEONARDO AGUSTINO) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut fakta baru pengemudi Pajero aniaya sopir truk di Tanjung Priok, Jakarta, sempat dikira TNI hingga kejanggalan plat mobil QH.

Aksi penganiayaan yang dilakukan pengemudi Pajero kepada sopir truk kontainer di Tanjung Priok, berbuntut panjang.

Kini pengemudi Pajero itupun tak berkutik setelah ditangkap polisi.

Polisi tak tinggal diam setelah aksi penganiayaan pengemudi Pajero kepada sopir truk di tempat umum, viral di media sosial.

Usai ditangkap, sejumlah fakta baru terkuak dari pengemudi Pajero itu.

Sempat dikira anggota TNI, pekerjaan asli pengemudi Pajero itu diketahui sebagai pegawai swasta yang bekerja di agensi pencari pekerja outsourcing.

Sebelumnya pengemudi Pajero itu juga sempat bekerja sebagai pelaut dan berinisial OK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan temuan baru dari tersangka.

"Dia bukan (TNI) Angkatan Laut yang disebutkan ramai-ramai di medsos. Saya pertegas lagi, yang bersangkutan mantan pelaut," ucap Yusri Yunus.

"Kerjanya outsourcing. Itu dia ngumpulin orang-orang yang mau jadi pelaut, dia dapat fee di situ," sambungnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved