Berita Daerah Terkini

Gunakan WhatsApp Jajakan PSK di Balikpapan, JR Terjerat Prostitusi Online, Terancam 6 Tahun Penjara

Gunakan WhatsApp jajakan PSK di Balikpapan, JR terjerat prostitusi online, terancam 6 tahun penjara.

TRIBUNKALTARA.COM/DWI ARDIANTO
Polresta Balikpapan belum lama ini meringkus seorang pria berinisial JR (41) akibat tindak prostitusi pada Rabu (23/6/2021) lalu. TRIBUNKALTARA.COM/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Gunakan WhatsApp jajakan PSK di Balikpapan, JR terjerat prostitusi online, terancam 6 tahun penjara.

Polresta Balikpapan belum lama ini meringkus seorang pria berinisial JR (41) akibat tindak prostitusi pada Rabu (23/6/2021)lalu.

JR yang diduga berperan sebagai mucikari dalam aksi prostitusi tersebut diamankan di salah satu hotel berbintang di Balikpapan.

"Pelaku ini menjadi perantara untuk perempuan yang bisa di-BO. Jadi dia perperan yang menghubungkan dengan pelanggan melalui media sosial WhatsApp," kata Wakapolresta Balikpapan, AKBP Sepbril Sesa, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Tersangka Penganiayaan PSK Kopi Pangku, Perampok & Pembobolan ATM di Tenggarong Akhirnya Buka Suara

Baca juga: Diejek Barang Terlalu Besar, Pemuda di Tenggarong Aniaya PSK Kopi Pangku, Merampok dan Bobol ATM

Adapun pengungkapan kasus berawal saat jajaran Unit Tipidter Satreskrim Polresta Balikpapan tengah menyelidiki aktivitas prostitusi online di Kota Balikpapan.

Untuk melancarkan upaya penyelidikan, anggota melakukan penyamaran dan memesan dua wanita yang ditawarkan atau dijual pelaku lewat WhatsApp. Selanjutnya melakukan negosiasi harga dengan pelaku. Setelah disepakati, barulah bertemu untuk transaksi.

"Transaksinya di hotel. Setelah uang diserahkan, anggota membuka penyamaran dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti," terang Sesa.

Dalam aksinya, pelaku menawarkan dua perempuan ke pria hidung belang dengan tarif masing-masing Rp 1.500.000.

Dimana JR mendapatkan keuntungan sedikitnya Rp 200 ribu per wanita yang ia jajakan.

"Satu wanita dia dapat Rp 200 ribu. Jadi total keuntungannya dari dua wanita itu sebesar Rp 400 ribu," urai Sesa.

Usia korban, lanjut Sesa, berkisar 24-29 tahun. Statusnya orang umum, bukan pelajar atapun mahasiswa. "Pelanggannya juga orang umum atau swasta," tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dikurung paling lama enam tahun. Ia dijerat Pasal 2 atau Pasal 9 UU RI No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, atau Pasal 296 KUHP atau 506 KUHP.

Baca juga: Pasutri Tega Menyekap Gadis 16 Tahun di Ramah Kos, Dijadikan PSK Dijual ke Pria Hidung Belang

Baca juga: Sempat Ikut Razia PSK, Intip Penampilan Pertama Gibran Pakai Seragam Dinas Wali Kota Solo

Sekap Gadis & Dijadikan PSK

Pasangan suami istri (Pasutri) di Ciputat, Tangerang Selatan tega menyekap seorang gadis 16 tahun di ramah kos untuk dijadikan PSK dijual ke pria hidung belang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved