Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Bertambah Suspek Covid-19 di Perbatasan RI-Malaysia, Warga dan Nakes Kayan Hulu Malinau Lakukan Ini

Suspsek Covid-19 bertambah. Selain warga dan aparat desa, tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Kayan Hulu terjangkit Covid-19.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO/Humas Pemkab Malinau
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau saat memantau perkembangan virus corona di Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis lalu (1/7/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Satgas Penanganan Covid-19 Malinau telah berkunjung ke wilayah Apau Kayan untuk mengirimkan logistik berupa Alat Pelindung Diri (APD), peralatan medis, obat-obatan dan perbekalan makanan.

Ketua Satgas penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa menerangkan, sejumlah aparat desa di Desa Long Nawang baru dan Long Temuyat sedang menjalani isolasi mandiri.

Selain warga dan aparat desa, tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Kayan Hulu turut jadi Suspek Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Nunukan Asmin Laura: Pelaku Usaha Wajib Prokes dan Batas Jam Buka

"Beberapa hari lalu, Kepala Dinas Kesehatan sudah kami tugaskan untuk memastikan kesiapan rumah sakit, Pustu dan tenaga medis. Karena yang terpenting adalah kondisi tenaga kesehatan," ujarnya, Sabtu (3/7/2021).

Dalam kunjungannya ke wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut, Bupati Malinau menerima laporan dari Camat Kayan Hulu, rata-rata pihak yang diduga terpapar Covid-19 merupakan perangkat desa.

Baca juga: Pelaku Perjalanan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Wajib Swab PCR Negatif, Berikut Aturannya

Saat ini, aparat Desa Long Nawang Baru dan Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Wempi W Mawa mengintruksikan agar pihak kecamatan dan desa memusatkan perhatian terhadap penanganan Covid-19 di wilayah tersebut.

Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan Umum Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (30/6/2021).
Vaksinasi Covid-19 di Balai Pertemuan Umum Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (30/6/2021). (tribunkaltara.com)

"Paling utama adalah keselamatan masyarakat terlebih dulu. Kami minta Camat, perangkat desa dan Satgas untuk prioritaskan dana desa dan RT bersih ke sana. Prioritaskan untuk warga kita yang tengah isolasi," ucapnya.

Hingga hari ini, 213 suspek Covid-19 di seluruh Kabupaten Malinau. Sekira 176 diantaranya merupakan warga di wilayah Apau Kayan.

Baca juga: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Tarakan, Walikota Sebut Banyak dari Klaster Perjalanan, ASN Jangan Cuti

Saat ini Dinas Kesehatan P2KB Malinau tengah mengirimkan sampel dan menunggu hasil swab suspek Covid-19 di wilayah tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga di perbatasan RI-Malaysia diduga terpapar Covid-19. Sekira 150 warga Kecamatan Kayan hulu dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Hal tersebut diperoleh setelah sampel rapid antigen menunjukkan hasil positif. Saat ini, suspek Covid-19 masing-masing menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved